Miris, Lima Pelajar SMK di Pati Diciduk Polisi saat Tenggak Miras Oplosan di Jam Sekolah

JATENG.AKURAT.CO, Lima pelajar SMK di Kabupaten Pati diamankan Polsek Margorejo yang kedapatan membolos saat jam pelajaran sekolah.
Penangkapan lima pelajar SMK tersebut dilakukan di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banyuurip, Dukuh Jagan, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, pada Jumat (7/11) pagi.
Kapolsek Margorejo, AKP Dwi Kristiawan mengatakan, penangkapan pelajar SMK yang kedapatan membolos dalam kegiatan operasi kenakalan remaja.
Mirisnya lagi, lima pelajar yang ditangkap tersebut sedang menenggak minuman keras (miras).
Para siswa yang masih mengenakan seragam pramuka lengkap tersebut langsung diperiksa oleh petugas.
”Petugas kami mendapati lima pelajar sedang duduk sambil menenggak miras oplosan yang dicampur dengan minuman bersoda. Kami langsung mengamankan mereka untuk dilakukan pembinaan,” kata AKP Dwi Kristiawan.
Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan dua botol plastik berisi minuman keras oplosan dan satu bungkus rokok.
Selain itu, tiga sepeda motor milik para pelajar juga diamankan ke Mapolsek Margorejo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
”Tidak ditemukan barang berbahaya lain seperti senjata tajam atau narkoba. Namun, perilaku bolos sekolah dan konsumsi miras tetap kami tindak karena berpotensi mengarah pada kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya segera memanggil orang tua para pelajar ke Mapolsek untuk diberikan pembinaan bersama.
Selain itu, Polsek juga berkoordinasi dengan pihak sekolah agar dilakukan langkah pembinaan dan pengawasan lebih ketat kepada para siswa.
”Kami tidak hanya menindak, tetapi juga melakukan pendekatan edukatif. Orang tua dan pihak sekolah kami libatkan agar anak-anak ini tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.
Melalui kegiatan preventif tersebut, Polsek Margorejo berharap dapat menekan potensi kenakalan remaja di wilayahnya, seperti perkelahian antar pelajar, balapan liar, dan penyalahgunaan miras.
Kami mengimbau kepada masyarakat agar ikut berperan aktif dalam pengawasan anak-anak.
Bila melihat aktivitas mencurigakan atau perilaku remaja yang menyimpang, segera laporkan kepada pihak berwajib,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







