Rektor USM Sambut Kepulangan 11 Mahasiswa KKN Internasional di Thailand

AKURAT.CO, Rektor Universitas Semarang (USM), Dr. Supari, S.T.,M.T., menyambut bangga kepulangan 11 mahasiswa USM yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand.
KKN Internasional tersebut berlangsung dari 11 September - 7 Oktober 2024.
Sepulang dari Thailand, Mahasiswa KKN Internasional USM melapor kepada Rektor USM bahwa telah berhasil melaksanakan program KKN dengan kegiatan-kegiatan bersifat pengabdian di luar negeri.
''Saya sebagai rektor senang karena mahasiswa USM melakukan kegiatan KKN di Thailand. Tentu ini sangat membanggakan karena USM makin dikenal sampai ke luar negeri dengan melakukan pengabdian yang melibatkan banyak mahasiswa. Ini suatu yang positif, dimana mereka mengetahui kultur di Thailand. Dan orang Thailand tahu budaya masyarakat Indonesia tanpa mereka datang ke Indonesia,'' ungkapnya.
Dia berharap, Langkah tersebut dapat memberikan dampak terhadap ketertarikan masyarakat Thailand datang mengunjungi Indonesia.
''Jadi artinya USM semakin dikenal di tataran internasional,'' lanjut Supari.
Ke-11 mahasiswa USM yang tergabung dalam KKN Internasional di Negeri Gajah Putih itu menjadi duta dalam mengenalkan budaya Indoensia di kancah internasional.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi USM sekaligus salah satu peserta KKN Internasional, Azka mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berkesan dan pemahaman akan budaya di negara lain.
''Masyarakat Thailand sangat percaya diri dan bangga pada diri sendiri. Karena memang culture disana perlunya untuk membanggakan diri agar tidak direndahkan. Berbeda dengan orang Indonesia yang lebih sungkan. Saya senang sekali bisa mendapatkan banyak ilmu dan membuka jalan pikiran. Awalnya saya berpikir Thailand dan Indonesia sama saja, tapi ternyata banyak sekali perbedaannya,'' tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







