Jateng

Kerusuhan Besar dan Isu Islamofibia di Inggris, Ini Pernyataan Resmi Duta Besar Inggris untuk Indonesia

Theo Adi Pratama | 9 Agustus 2024, 11:52 WIB
Kerusuhan Besar dan Isu Islamofibia di Inggris, Ini Pernyataan Resmi Duta Besar Inggris untuk Indonesia

Akurat.co - Kerusuhan besar dan meluasnya Islamofobia di Inggris akibat penusukan anak oleh remaja 17 tahun di Southport Merseyside mendapat sorotan dari Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Matthew Downing. 

“Terkait kekerasan dan kekacauan yang terjadi di sejumlah kecil lokasi di Inggris, atas nama Pemerintah Inggris, saya ingin secara terbuka mengutuk premanisme dan hooliganisme yang tidak masuk akal ini, yang dilakukan oleh sebagian kecil kelompok. Saya juga ingin meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa orang-orang yang berkunjung ke Inggris tetap disambut dengan hangat," ujar Downing pada Kamis (8/8/2024).

Kerusuhan terjadi akibat penikaman yang dilakukan oleh Axel Rudakubana kepada beberapa anak di sekolah tari yang mengakibatkan 3 tewas dan 10 mengalami kritis.

Awalnya, Rudakubana disebut sebagai imigran Muslim yang kemudian informasi bohong tersebut disebar dengan nada kebencian sehingga golongan sayap kanan Inggris menyerang Masjid dan umat Muslim.

Namun sekarang pihak kepolisian Inggris telah mendapatkan identitas penyebar berita bohong tersebut yang melarikan diri ke Siprus.

Matthew Downing melanjutkan, bahwa Inggris adalah negara yang toleran, terbuka, dan multikultural, dan apa yang disaksikan melalui media tidak mewakili nilai-nilai Inggris.

"Pemerintah Inggris dengan jelas menegaskan bahwa kami, sebagai negara, tidak akan menoleransi serangan terhadap masjid, komunitas Muslim, atau siapa pun karena agama atau warna kulit mereka," beber Downing.

"Para penjahat yang melakukan tindakan ini, dan mereka yang menghasut dengan kebencian dan disinformasi online, akan mendapat hukuman penuh," tuturnya.

Downing kemudian menyampaikan seiring peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Inggris dan Indonesia, persahabatan Inggris dengan Indonesia akan semakin berkembang.

"Saya percaya kita dapat memperkuat dan mengembangkan hubungan politik, budaya, pendidikan, perdagangan, dan investasi antara kedua negara,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.