Jateng

Tegas Hadapi KPK, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti: Saya Tidak Kemana-mana

Afri Rismoko | 22 Juli 2024, 13:09 WIB
Tegas Hadapi KPK, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti: Saya Tidak Kemana-mana

AKURAT.CO, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menegaskan kehadirannya di kota setelah absen beberapa hari pasca-penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan setelah menghadiri rapat paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Senin, (22/7/2024) Ita sapaan akrab Hevearita menyatakan bahwa dirinya "tidak kemana-mana" dan tetap di Semarang.

"Saya ada di sini, saya tidak kemana-mana. Saya di sini," ucap Ita, menanggapi pertanyaan mengenai keberadaannya selama penggeledahan berlangsung.

Ita juga menekankan bahwa dirinya mengikuti semua prosedur hukum yang ada.

"Alhamdulillah sampai saat ini saya baik-baik dan mengikuti saja prosedur yang dilaksanakan," tambahnya.

Baca Juga: Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu Hadiri Rapat Paripurna Pasca Penggeledahan KPK

Penggeledahan oleh KPK terjadi di beberapa instansi pemerintah Kota Semarang sejak Rabu (17/7), dan telah menimbulkan spekulasi mengenai posisi dan tindakan Wali Kota.

Meski demikian, Ita menjamin bahwa operasional pemerintahan dan pelayanan publik di kota Semarang tetap berjalan dengan baik.

Wali Kota muncul di hadapan publik hampir sepekan setelah penggeledahan dimulai, dalam sebuah acara yang juga mengagendakan penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara untuk tahun 2024 di gedung DPRD.

Pernyataannya ini menjadi penting sebagai penegasan bahwa pemerintahan kota masih stabil dan berjalan, sesuai dengan regulasi yang berlaku meskipun ada isu dugaan korupsi yang sedang dihadapi.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A