AKURAT.CO, Persiku Kudus memiliki peluang besar untuk lolos ke Liga 2 musim ini. Terdapat tiga skenario utama yang dapat memastikan perjalanan mereka ke liga yang lebih tinggi. Berikut adalah detailnya:
Skenario 1: Persiku Kudus Menang atas Persikota dan Tornado FC Bermain dengan Skor Berapapun Melawan Persibo
Kemenangan Persiku Kudus atas Persikota akan memberikan mereka poin yang cukup untuk memastikan lolos ke Liga 2, tanpa perlu bergantung pada hasil pertandingan lainnya. Dalam skenario ini, Persiku hanya perlu fokus memenangkan pertandingan mereka sendiri.
Skenario 2: Persiku Kudus Imbang atas Persikota dan Tornado FC Kalah atas Persibo
Dalam kondisi ini, meskipun Persiku Kudus hanya bermain imbang melawan Persikota, mereka masih memiliki kesempatan untuk lolos. Syaratnya adalah Tornado FC harus mengalami kekalahan dalam pertandingan mereka melawan Persibo. Ini memberikan kesempatan bagi Persiku untuk melaju meskipun tidak meraih kemenangan.
Skenario 3: Persiku Kudus Kalah atas Persikota dan Tornado FC Kalah atas Persibo
Bahkan jika Persiku Kudus kalah dalam pertandingan melawan Persikota, mereka tetap bisa lolos ke Liga 2 dengan syarat Tornado FC juga mengalami kekalahan dalam pertandingan melawan Persibo. Ini berarti nasib Persiku masih bisa terselamatkan oleh hasil negatif dari pesaing mereka.
Baca Juga: Satu Langkah Lagi! Persiku Kudus di Ambang Promosi Liga 2
Manajer Persiku Kudus Mochammad Ilham Akbar menargetkan timnya bisa meraih poin penuh ketika melawan Persiko Tangerang pada pertandingan kedua Babak 8 Liga 3 Nasional di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (1/6/2024).
Menurutnya, pertandingan kedua ini amat penting menentukan langkah Persiku Kudus untuk bisa promosi ke Liga 2.
Maka, ia menegaskan timnya akan bermain total guna dapat mengamankan tiket ke Liga 2 lebih awal.
"Saya minta tim bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kudus. Mengingat, inilah momen berharga guna naik kasta," ungkapnya.
Baca Juga: Kick-off Liga 1 2024/25: Agustus Lebih Meriah dengan Aturan Pemain Asing 6+2, Berikut Aturannya
Maklum, Persiku Kudus terakhir kali berada di kasta kedua Liga Indonesia, yakni pada tahun 2014 silam.
Apabila Persiku dapat mengunci kemenangan, harapan selama 10 tahun untuk kembali ke tempat di mana Persiku seharusnya berada akan menjadi kenyataan.
"Kita sudah terseok-seok secara beruntun selama 10 tahun di Liga 3, meski kita sempat diremehkan, hari ini kita tetap berusaha agar Persiku kembali ke tempat dia berada, yaitu Liga 2," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Persiku Kudus berhasil mengamankan tiga poin setelah mengandaskan perlawanan Tornado FC Pekanbaru dengan skor 2-0 pada Kamis (30/5/2024).
Sementara tim lain yang berada di Grup 2 Babak 8 Besar Liga 3 Nasional, yakni Persikota Tangerang dan Persibo Bojonegoro bermain imbang 0-0.
Secara matematis, tim berjuluk Laskar Macan Muria itu hanya butuh hasil imbang guna dapat naik kasta.
Namun, harus mengandalkan tim lain untuk saling mengalahkan. Maka, Persiku harus meraih kemenangan apabila tak ingin was-was dan bergantung hasil tim lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah



