UPDATE Banjir Demak, BPBD Kudus Evakuasi 615 Korban Banjir Karanganyar

AKURAT.CO, Dalam respons terhadap banjir besar yang melanda Karanganyar, Kabupaten Demak, BPBD Kudus telah berhasil mengevakuasi 615 korban ke tiga posko pengungsian.
Posko tersebut berlokasi di Balai Desa Jati Wetan, Terminal Induk Jati Kudus, dan Tanggulangin, dengan jumlah pengungsi tercatat mencapai 269 di Balai Desa Jati Wetan, 249 di Terminal Induk Jati, dan 97 di Tanggulangin, per Jumat (9/2/2024) pukul 16.00 WIB.
Pengungsi yang dievakuasi meliputi berbagai kelompok usia, dari balita hingga dewasa, dengan kondisi kesehatan yang terjaga.
"Alhamdulillah kondisi pengungsi masih dalam keadaan sehat," ujar Agus Hartono, Koordinator Pengungsi di Balai Desa Jati Wetan.
Sementara itu, Yosua Heri dari Tagana Kudus menambahkan, di Terminal Induk Jati telah didirikan tiga tenda dengan kapasitas maksimal 500 orang untuk mengakomodasi pengungsi.
Namun, di Tanggulangin, kapasitas tenda telah mencapai batas maksimum, menurut Mundir, Kepala BPBD Kudus.
Baca Juga: Banjir Belum Surut, Jalur Pantura Kudus-Demak Terjebak Kemacetan Ekstrem
"Di posko ini sudah tidak bisa menambah lagi karena sudah penuh," tuturnya.
Dalam upaya menangani penyebab banjir, BPBD Jawa Tengah bekerja keras untuk menutup tanggul yang jebol dengan karung berisi pasir.
Muhammad Chomsul dari BPBD Jateng menyatakan fokus pada evakuasi warga yang masih terjebak banjir.
"Kami fokus evakuasi karena banyak yang terjebak di rumah," katanya, menyatakan komitmen untuk memenuhi kebutuhan makanan darurat dan penyelamatan warga.
Baca Juga: UPDATE Banjir Demak, 272 Orang dari Karangayar Demak, Mengungsi ke Terminak Induk Jati
Data BPBD Demak menunjukkan banjir telah melanda 32 desa di tujuh kecamatan, dengan total warga mengungsi mencapai 66.965 jiwa, dan lahan pertanian yang terdampak mencapai 951 hektare.
Kondisi banjir di Demak yang melumpuhkan jalur pantura Kudus-Semarang memicu respons cepat dari BPBD dan instansi terkait, menunjukkan kegigihan dan solidaritas dalam menghadapi bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



