Jateng

Banjir Grobogan, Sungai Lusi Meluber, 854 KK di Kelurahan Purwodadi Terjebak Banjir

Afri Rismoko | 7 Februari 2024, 10:34 WIB
Banjir Grobogan, Sungai Lusi Meluber, 854 KK di Kelurahan Purwodadi Terjebak Banjir

AKURAT.CO, Kondisi banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kian memburuk dengan beberapa titik banjir yang semakin parah, terutama di Kecamatan Purwodadi, di mana proses evakuasi warga telah dimulai sejak malam hari.

Jalan R Suprapto, yang merupakan arteri kota, masih terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 cm hingga pagi ini, tanpa tanda-tanda akan segera surut.

Lurah Purwodadi, Agus Purwanto, menginformasikan bahwa sekitar 854 Kepala Keluarga di wilayahnya terdampak banjir, terutama mereka yang berada di lingkungan Jetis, Banaran, Kemasan, Kebondalem, Gempolpayung, Jengglong, dan Jagalan Selatan.

Baca Juga: Banjir Kali Tuntang Putus Akses, Gubug- Grobogan Lumpuh

Sebagian warga telah mulai diungsikan ke Sanggar Kegiatan Belajar di belakang SMK 2 Purwodadi, serta masjid dan musala di area setempat.

Sungai Lusi yang meluber ke pemukiman warga semalam menyebabkan sejumlah rumah tergenang air dengan ketinggian hingga 10 cm, menandakan situasi yang semakin mendesak.

Di RW 16 Jetis, Kelurahan Purwodadi, tercatat 90 Kepala Keluarga yang terdampak banjir, dengan ketinggian air yang mulai meningkat pada Selasa malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca Juga: Banjir Grobogan, Berikut Detail Lengkap Puluhan Desa yang Terkena Dampak

BPBD Grobogan bersama dengan unsur terkait telah bergerak cepat mendirikan dapur umum di kantor Kecamatan Gubug dan melakukan upaya evakuasi yang dibutuhkan.

Bahkan PJ Gubernur Jateng, Nana Sudjana, telah mengunjungi daerah terdampak banjir di Gubug untuk memastikan upaya bantuan dan penanganan berlangsung efektif.

Banjir ini juga telah mempengaruhi infrastruktur transportasi dengan terputusnya akses Jalan Semarang-Purwodadi di Gubug, yang menghambat kendaraan besar seperti truk dan bus.

Situasi ini menuntut respon cepat dan terkoordinasi dari semua pihak untuk meminimalkan dampak banjir yang terjadi.

Kepada warga yang terdampak, diimbau untuk mengikuti arahan dari BPBD dan pihak berwenang lainnya, serta memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang telah disediakan untuk keamanan dan kenyamanan bersama.

Sementara itu, Polsek Godong Polres Grobogan Polda Jateng menyalurkan bantuan makanan dan sembako kepada puluhan korban banjir akibat luapan air sungai di wilayah Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan pada Selasa (6/2/2024).

“Bantuan sembako yang diberikan ini diharapkan dapat membantu para korban banjir,” kata Kapolres Grobogan Polda Jateng AKBP Dedy Anung Kurniawan melalui Kapolsek Godong Polres Grobogan Polda Jateng AKP Bambang Jumena.

AKP Bambang Jumena mengatakan, bencana alam berupa banjir ini akibat intensitas hujan yang cukup tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan.

“Mudah-mudahan air segera surut segera masyarakat dapat beraktivitas kembali,” ujar Kapolsek Godong Polres Grobogan Polda Jateng.

Dengan adanya peristiwa tersebut, Kapolsek Godong Polres Grobogan Polda Jateng mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap hujan lebat yang disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

“Musim hujan telah tiba, warga harus tetap waspada akan terjadinya bencana khususnya banjir,” pungkas AKP Bambang Jumena.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A