AKURAT.CO, Kabupaten Grobogan terjaga dengan rintik hujan yang berubah menjadi hujan deras, memulai kronologi perjuangan warga melawan bencana banjir.
Senin, 5 Februari 2024 sejak pukul 04.00 WIB, intensitas hujan yang tinggi telah mengguyur kawasan tersebut, memicu kecemasan akan meluapnya sungai-sungai utama.
Baca Juga: Banjir Kali Tuntang Putus Akses, Gubug- Grobogan Lumpuh
04.00 WIB: Curah hujan yang tinggi mulai mengguyur wilayah Kabupaten Grobogan. Warga mulai mengantisipasi peningkatan debit air di daerah hulu.
Siang Hari: Air dari Sungai Lusi, Sungai Serang, dan Sungai Tuntang mulai meluap. Debit air yang terus meningkat menyebabkan keprihatinan akan potensi banjir.
Sore Hari: Pintu air dan bendungan di sejumlah lokasi mulai tidak mampu menahan aliran sungai yang semakin besar.
Warga di bantaran sungai diingatkan untuk waspada.
18.00 WIB: Banjir mulai merendam beberapa desa di Kabupaten Grobogan. Pemerintah setempat dan BPBD mulai mengevakuasi warga yang terdampak ke tempat yang lebih aman.
20.00 WIB: Jumlah desa yang terendam banjir terus bertambah. Relawan dan petugas gabungan terus berupaya menyelamatkan warga dan harta benda.
22.00 WIB: Situasi banjir semakin parah. Akses komunikasi dan logistik ke beberapa desa terputus. BPBD terus melakukan pendataan dan menyediakan bantuan darurat.
Banjir besar yang melanda Kabupaten Grobogan telah menyebabkan beberapa jalur transportasi utama di Jawa Tengah tidak dapat dilalui.
Pengendara di wilayah Semarang dan Purwodadi kini menghadapi kendala perjalanan akibat beberapa jalan yang terblokir.
Berdasarkan informasi terkini, jalur Semarang-Purwodadi tepatnya di Gubug tidak bisa dilewati.
Situasi yang sama terjadi pada jalur Kedungjati Gubug di area Gardusili dan jalur Ngroto Jeketro, di mana jembatan Ngroto kini tidak dapat dilintasi.
Penutupan jalan ini mengakibatkan gangguan signifikan pada mobilitas penduduk setempat dan logistik.
Tidak hanya itu, jalur Glapan-Kapung tepatnya di Ngambakrejo juga mengalami nasib yang serupa, menambah daftar jalur yang terputus akibat banjir. Kondisi ini memaksa warga untuk mencari rute alternatif atau menunda perjalanan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 7MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 8PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 9TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
- 10Terungkap dari CCTV, Kuasa Hukum Nathan Sebut Maher Diduga Pukul Anggota TNI dalam Keributan di Jl Veteran Semarang





