Cerita Winarsih Rasakan Manfaat Kepesertaan JKN: Saya Tenang dengan Jaminan Kesehatan Program JKN

AKURAT.CO SALATIGA, Winarsih (56) merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Wanita yang berprofesi sebagai guru di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Salatiga tersebut, menceritakan pengalamannya selama menjadi peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN).
Ditemui saat sedang menunggu antrean pada pelayanan BPJS Keliling di ruang aula SMA Negeri 1 Kota Salatiga, Jumat (24/11), Winarsih mengutarakan tujuannya mendatangi pelayanang BPJS Keliling.
“Selama ini saya ingin sekali mencari info terkait kepesertaan saya sebagai peserta JKN, saya juga sudah mencoba untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN, namun ketika akan melakukan registrasi selalu gagal,” ujar Winarsih.
Sebagai seorang guru mata pelajaran kimia yang sudah mengabdikan diri selama 28 tahun, Winarsih mengungkapkan jika selama ini dirinya ingin sekali menyempatkan waktu mendatangi Kantor BPJS Kesehatan terdekat.
Tujuannya untuk menanyakan terkait kendala yang selama ini ia alami, namun karena jam mengajar di sekolah yang tidak mungkin ditinggalkan, sampai dengan saat ini keinginan tersebut belum terlaksana.
“Saya bersyukur sekali hari ini ada pelayanan BPJS Keliling datang di sekolah kami, jadi saya menanyakan terkait Aplikasi Mobile JKN," terangnya.
"Dan pertanyaan yang saya ajukan ke petugas BPJS Keliling, mendapat respon yang baik, bahkan saya tadi diberikan edukasi terkait Aplikasi Mobile JKN,” tutur Winarsih.
Winarsih juga mengungkapkan bahwa banyak sekali fitur-fitur di Aplikasi Mobile JKN yang dapat ia manfaatkan.
Dirinya mencontohkan fitur informasi program JKN, info kepesertaan, info lokasi Fasilitas Kesehatan (faskes), pendaftaran antrean online, info ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, bahkan juga bisa melakukan skrining riwayat kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, Winarsih juga menceritakan pengalamannya ketika memanfaatkan pelayanan kesehatan di faskes menggunakan program JKN.
Bahkan ia juga mengakui bahwa program JKN memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan masyarakat.
“Sebagai peserta JKN saya dan keluarga saya sudah memanfaatkannya untuk berobat baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasiltas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL)," ungkapnya.
Diterangkan, selama ini pihaknya memanfaatkan pelayanan dari program JKN.
"Sampai saat ini pelayanan yang diberikan oleh petugas di faskes sangat baik,” ujar Winarsih.
Dirinya juga membagikan pengalamannya ketika sang putra harus dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Salatiga.
Ia mengatakan bahwa tidak ada perbedaan pelayanan yang diberikan oleh petugas rumas sakit bagi pasien umum mamupun pasien dari program JKN.
“Untuk hak rawat inap saya sendiri yaitu di kelas 1, namun saya dan keluarga memutuskan untuk naik kelas ke VIP," tambahnya.
Selama mendapatkan perawatan di rumah sakit meskipun berada di kelas rawat inap yang lebih tinggi, dirinya tidak dipungut biaya oleh pihak rumah sakit.
"Termasuk untuk obat-obat yang diberikan pun tidak ada tambahan biaya lagi, harus kami bayarkan ke rumah sakit,” ujar Winarsih.
Besar harapan Winarsih untuk keberlangsungan program JKN, yang sudah hadir hampir satu dekade di Indonesia.
Wanita yang berprofesi sebagai guru ini pun merasa sangat tenang, dan tidak perlu lagi memikirkan akan jaminan kesehatannya.
Dirinya pun berharap program JKN, dapat terus memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh penduduk Indonesia.
"Sebagai seorang tenaga pendidik, saya juga berharap diberikan kesehatan agar dapat memiliki andil untuk mencerdaskan para pelajar, khususnya di SMA Negeri 1 Salatiga ini," urainya
"Saya juga sangat bersyukur sekali menjadi salah satu peserta JKN, di usia saya yang memasuki usia senja pun merasa tenang dengan jaminan kesehatan dari program JKN,” tutup Winarsih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 7MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 8PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 9TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
- 10Terungkap dari CCTV, Kuasa Hukum Nathan Sebut Maher Diduga Pukul Anggota TNI dalam Keributan di Jl Veteran Semarang





