Mbak Ita Terus Berupaya Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Semarang, Ini Triknya

AKURAT.CO, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berupaya meningkatkan kunjungan wisata, baik wisatawan domestik maupun mancanegara dengan beragam kegiatan. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pasca pandemi sektor pariwisata kini sudah mulai pulih.
Pihaknya pun berusaha memanfaatkan momen ini untuk mendongkrak kunjungan wisata ke Semarang. Selain mempercantik destinasi yang ada, Pemkot Semarang juga menggandeng pihak swasta untuk mempromosikan wisata di Kota Atlas. Salah satunya sektor industri perhotelan.
"Tentunya kita sangat bergembira dan sangat mengapresiasi, khususnya bagi teman-teman di sektor industri pariwisata. Antara lain seperti pihak perhotelan, travel agent dan sebagainya," ujar Mbak Ita sapaan akrabnya, Minggu (19/11/2023).
Menurutnya, banyak event yang digelar di Kota Semarang yang berskala nasional bahkan internasional. Hal ini tentunya menjadi salah satu pendongkrak kunjungan pariwisata di Semarang.
"Banyak event digelar, termasuk keterlibatan pihak perhotelan yang juga selalu kreatif menyajikan event dan promo menariknya," lanjut Mbak Ita.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso mengatakan, Kota Semarang saat ini sudah menjadi salah satu prioritas atau jujugan utama wisatawan.
"Dulu Semarang hanya kota transit, tapi saat ini banyak wisatawan yang memasukkan Kota Semarang dalam list kota yang ingin dikunjungi," katanya.
Berdasarkan data terakhir, lanjut Wing Wiyarso, sejak awal tahun hingga bulan Oktober 2023 kunjungan wisatawan ke Kota Semarang mencapai 4,2 juta orang.
Hal ini tentunya membuktikan bahwa Kota Semarang masih menjadi peringkat pertama kunjungan di Jateng, di atas angka kunjungan ke Candi Borobudur, Magelang.
"Harapan kami di bulan Desember nanti, kunjungan wisatawan bisa tembus rekor mengalahkan kunjungan tahun 2022 di angka 5,2 juta wisawatan. Setidaknya harus di angka 5,5 juta wisatawan," harapnya.
Ke depan, kata Wing Wiyarso, akan banyak tantangan dan momentum yang harus bisa diambil Pemkot Semarang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Ia menyebut, Kota Semarang saat ini telah menjadi salah satu skala prioritas jujugan wisata nusantara.
Berbagai event terus digelar Disbudpar Kota Semarang, seperti Pandanaran Art dan Jazz Festival yang diharapkan bisa jadi daya tarik lain.
Akan ada pula banyak event menarik seperti Festival Barongsai, Semarang Bercerita yang kaitannya dengan jalur rempah di Kota Lama Semarang, juga event yang diinisiasi oleh pihak swasta, promotor maupun perhotelan untuk mengundang wisawatan hadir.
"Ini yang kami harapkan ke depannya. Temen-temen perhotelan bisa terlibat dalam menarik wisatawan, dengan menggelar event yang lebih keren lagi. Bisa lebih memunculkan inovasi kreativitas dalam menjamu tamu, sehingga mereka bisa lebih betah lagi tinggal di Kota Semarang. Dan mengajak sanak saudara dan handai taulannya berkunjung ke Kota Semarang," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









