Mbak Ita Minta Camat dan Lurah Lebih Aktif Turun ke Masyarakat

AKURAT.CO, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta para camat dan lurah di Kota Semarang agar lebih aktif turun ke lapangan atau ke masyarakat.
Hal ini disampaikan Mbak Ita sapaan akrabnya, usai Bimbingan Teknis Manajemen Pemerintahan bagi Seklur & Kasie Kesos Kecamatan & Kelurahan di Balai Diklat BKPP Kota Semarang, Senin (13/11/2023).
Dengan terjun ke masyarakat secara langsung, lurah dan camat bisa mengetahui permasalahan serta kebutuhan masyarakat dan potensi wilayah yang bisa diangkat untuk dikembangkan.
Baca Juga: Viral Puisi Gus Mus, Ganjar Pranowo Bicara Tentang Kekuatan Puisi
"Makanya saya mau membuat metode dengan BKPP (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan-red) agar lurah dan camat lebih aktif dan tidak hanya di dalam ruangan saja," ujar Mbak Ita.
Menurut dia, perlu kolaborasi antara camat dan lurah dengan sekretarisnya, terkait pembagian tugas dan tupoksi.
"Kalau pelaksana internal rumah tangga itu kan sekretaris, ya sama seperti di Kota Semarang. Ada Pak Sekda yang banyak berfokus di administrasi. Kalau urgen baru mewakili, tapi lebih banyak menata rumah tangga. Camat dan lurah juga harus demikian," katanya.
Baca Juga: Mbak Ita Semangati Pemuda Semarang dengan Pantun Inspiratif di Bulan Bhakti Karang Taruna
Dia mengimbau kepada seluruh lurah di Kota Semarang untuk tidak sekadar datang, duduk, dan pulang, serta tidak malas bergerak. Menurutnya, pemimpin yang datang untuk duduk kemudian pulang adalah gaya lama yang sudah tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Pola harus diubah, ada waktu di kantor, ada juga waktunya di lapangan. Tujuannya tentu biar camat dan lurah bisa memantau langsung perkembangan dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Pola turun ke lapangan secara langsung tentu bertujuan menyentuh langsung ke masyarakat. Meski secara sederhana, hal itu penting, yakni menyerap langsung permasalahan di masyarakat. “Jadi lurah tahu ada masalah apa yang terjadi di masyarakat,” sambungnya.
Sebagai perangkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat, lurah punya akses yang lebih memerinci. Informasi dari masyarakat kerap luput dari perhatian OPD.
“Dengan mengetahui, mendengar, dan melihat langsung masalah yang terjadi, pasti program yang dilakukan semakin tepat sasaran,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan Dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono sangat setuju, sebagai pejabat wilayah, camat dan lurah harus dekat dengan masyarakat.
"Ibaratkan daun jatuh pun harus tahu. Mereka (camat dan lurah-red) harus tahu setiap kejadian di wilayahnya. Dan harus mampu menganalisa potensi-potensi wilayah yakni dengan analisa potensi wilayah," kata Joko.
Dengan fokus turun ke wilayah, lanjut Joko, bukti hasil kinerja camat dan lurah pasti akan dirasakan langsung juga oleh masyarakat.
"Bu Wali sering menyampaiakan bahwa camat dan lurah sebagai pemangku wilayah harus sering turun ke lapangan agar tahu secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Pemerintah hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," terangnya.
Joko menyebut, indikator kesuksesan pemerintah tidak hanya pada kepuasan masyarakat, melainkan naik menjadi kebahagiaan masyarakat. "Kami harap kawan-kawan di kecamatan dan kelurahan bisa menjadi aparatur yang profesional dan tahu keinginan masyarakat tanpa harus mengucapkan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah




