Jateng

Kelompok Tani Ternak Sido Makmur Gunungpati Raih Juara I Lomba KTT Sapi Perah Se Jawa Tengah

Theo Adi Pratama | 1 November 2023, 09:44 WIB
Kelompok Tani Ternak Sido Makmur Gunungpati Raih Juara I Lomba KTT Sapi Perah Se Jawa Tengah

AKURAT.CO SEMARANG - Kelompok Tani Ternak (KTT) Sido Makmur Kelurahan Jatirejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang berhasil meraih juara 1 lomba kelompok tani ternak kategori sapi perah tingkat provinsi Jawa Tengah.

Kelompok Tani Ternak Sido Makmur dinyatakan memiliki nilai lebih unggul dari KTT asal kabupaten Boyolali maupun Banyumas yang sudah terkenal lebih dulu dengan komoditas sapi perahnya.

Baca Juga: Hendi Ungkap Proses Pengadaan Termonitor, Minta Daerah Lebih Jeli

Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pun turut merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diperoleh KTT Sido Makmur tersebut.

Menurutnya, meskipun dengan keterbatasan lahan KTT Sido Makmur membuktikan bahwa mereka tetap masih bisa bersaing dengan kabupaten/kota lain yang memiliki komoditas lebih besar.

Baca Juga: Pertamina Apresiasi Kinerja Kepolisian di Jateng - DIY, Selamatkan Potensi Penyalahgunaan BBM Subsidi

"Tentunya ini satu hal yang luar biasa. Kota Semarang sebagai kota metropolitan, namun bisa meraih juara I, bahkan mengalahkan kabupaten Boyolali dan Banyumas yang kita tahu merupakan sentra sapi. Jadi prestasi ini patut kita syukuri," ujar perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut.

Sementara itu, Hernowo Budi Luhur selaku Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang menjelaskan perihal kunci dari keberhasilan KTT Sido Makmur meraih juara 1 adalah bergerak bersama.

Baca Juga: PT Jasamarga Jogja Solo Sukses Laksanakan Pengerjaan Erection Girder Underpass Ngasem Tol Jogja-Solo

Hal itu dapat dilihat dari bagaimana Dinas Pertanian Kota Semarang dengan berbagai stakeholder bersama-sama mengembangkan KTT Sido Makmur agar menjadi sentral penghasil susu maupun olahan dari susu.

“KTT Sido Makmur memiliki sejumlah potensi pertanian dan peternakan terpadu yang meliputi kegiatan pengolahan peternakan wisata dan agribisnis. Sejak tahun 2022 Dinas Pertanian kota Semarang bersama sejumlah stakeholder seperti perguruan tinggi dan swasta, mengembangkan kelompok tani ternak ini sebagai penghasil susu dan olahan susu seperti keju hingga wisata edukasi Green Faresh Farm (GFM),” ujar Hernowo.

Baca Juga: Pemkot Semarang Terus Berupaya Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Lebih lanjut, dirinya berkomitmen akan terus berupaya untuk mempertahankan prestasi tersebut.

Salah satunya dengan meningkatkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh seluruh KTT di Kota Semarang.

Baca Juga: Kota Semarang Raih Apresiasi Kota Pelestari Berkelanjutan Cagar Budaya dari KemenPUPR

“Ke depan Dinas Pertanian kota Semarang akan terus meningkatkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh seluruh kelompok tani ternak yang ada di Kota Semarang secara terpadu untuk meningkatkan kesejahteraan para petani dan peternak,” tandasnya.

Keunggulan dari KTT Sido Makmur sendiri antara lain memiliki kandang komunal, produksi susu rempah dan susu pasteurisasi, ada alat pasteurisasi untuk mengolah susu segar sehingga menjadi tahan lama, GFF (Green Faresh Farm) sebagai wisata edukasi yang dilengkapi dengan kolam terapi, memiliki tempat workshop untuk kegiatan-kegiatan kelompok seperti pertemuan dan pelatihan, memanfaatkan limbah kotoran ternak menjadi biogas yang digunakan untuk memasak, sebagian kebutuhan listrik kandang diperoleh dengan menggunakan panel surya, dan memiliki media sosial seperti Instagram sebagai sarana promosi dan pemasaran.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.