Jateng

PT Jasamarga Jogja Solo Sukses Laksanakan Pengerjaan Erection Girder Underpass Ngasem Tol Jogja-Solo

Afri Rismoko | 31 Oktober 2023, 19:12 WIB
PT Jasamarga Jogja Solo Sukses Laksanakan Pengerjaan Erection Girder Underpass Ngasem Tol Jogja-Solo

AKURAT.CO, PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), anak perusahaan dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk, berhasil melaksanakan pekerjaan Erection Girder (pemasangan balok jembatan) untuk Underpass Ngasem pada Jalan Tol Jogja-Solo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo dan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 30 Oktober hingga 2 November 2023.

Erection Girder Underpass Ngasem: Titik Awal Jalan Tol Jogja-Solo

Direktur Utama PT JMJ, Suchandra Hutabarat, menyatakan bahwa Jembatan Ngasem merupakan titik awal dari Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, yang akan menghubungkan Jalan Tol Jogja-Solo dengan Jalan Tol Trans-Jawa.

Baca Juga: Pemkot Semarang Terus Berupaya Tingkatkan Kesejahteraan Guru

"Ada 12 balok jembatan yang akan dipasang, masing-masing beratnya 80 ton dan panjangnya 40,8 meter," jelas Suchandra.

Pekerjaan ini melibatkan banyak aspek teknis dan memerlukan perhatian khusus terhadap kualitas, waktu, biaya, metode, dan risiko. PT JMJ telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, termasuk memastikan kondisi tanah dasar yang menjadi tumpuan crane cukup kuat, serta memeriksa kondisi alat dan sarana penunjang lainnya.

Pengaturan Lalu Lintas dan Keselamatan Kerja

Untuk meminimalisir dampak terhadap lalu lintas, PT JMJ bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk mengatur arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan dari dan menuju Tugu Kartasura atau Boyolali diimbau untuk menggunakan jalur alternatif.

Baca Juga: Pecahkan Kaca Mobil, Seorang ODGJ Diamankan Satpol PP Kota Semarang

PT JMJ juga menekankan pentingnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Koordinasi intensif dilakukan dengan stakeholder terkait, termasuk pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, PT Jasamarga Solo Ngawi, kontraktor, dan konsultan supervisi.

Dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional

Suksesnya pengerjaan Erection Girder di hari pertama ini menjadi sinyal positif untuk penyelesaian konstruksi Tahap 1 dari pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo. Proyek ini terbagi menjadi tiga tahap dan memiliki total panjang 96,57 Km.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, Jalan Tol Jogja-Solo diharapkan dapat mendukung pemerataan infrastruktur di Indonesia, serta meningkatkan distribusi barang, pengembangan industri, pariwisata, dan konektivitas di Pulau Jawa.

"Pengerjaan Erection Girder ini sangat krusial dan berpengaruh terhadap jadwal pengerjaan proyek lainnya. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan segala pekerjaan sesuai dengan standar K3," tutup Suchandra Hutabarat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A