Sinoeng Lepas Kontingen ke Raimuna Nasional di Cibubur

AKURAT.CO Sebanyak 32 pramuka penegak dan pramuka pandega dari Kontingen Cabang Kota Salatiga dilepas Penjabat (Pj) Wali Kota, Sinoeng N Rachmadi ke Raimuna Nasional XII Tahun 2023 di Cibubur pada tanggal 14-21 Agustus mendatang.
Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan bendera dan penyematan jaket kontingen kepada perwakilan pramuka yang akan mewakili Kota Salatiga ke ajang tersebut.
Sinoeng yang hadir dengan memakai pakaian pramuka lengkap mengatakan bahwa ajang Raimuna Nasional ini bisa dijadikan tempat untuk menimba ilmu dan menjalin pertemanan dan menjalin silaturahmi antar pramuka dari seluruh daerah di Indonesia.
“Kepesertaan mereka menjadi duta-duta praja muda karana di tingkat nasional di Cibubur, ini bukan hanya menimba ilmu pengetahuan dan pengalaman saja, tetapi juga menjadi cara untuk tukar menukar soal prestasi, keterampilan, kekompakan, kesamaptaan. Hari ini, pramuka telah membuktikan kontribusinya bermanfaat pada lingkungan untuk pembentukan karakter. Karakter mencintai bangsanya, untuk peduli kepada sesamanya, karakter untuk siap untuk digerakkan dalam kondisi darurat,” kata Sinoeng dalam pelepasan kontingen Raimuna di Pendopo Pakuwon Kota Salatiga, Kamis (10/08/2023).
Menurutnya, pertemuan dalam Raimuna nanti akan manjadi share dan experience sekaligus untuk share learning tentang pembelajaran dari daerah lain.
“Manfaatkan momentum ini sebagai ajang silaturahmi dan mendapatkan jejaring. Maka apabila mereka berprestasi itulah bonus tapi bukan tujuan. Saya berharap selama Raimuna nanti untuk bisa menjaga sikap, perilaku dan nama baik kontingen Kota Salatiga, karena dipundak mereka tidak hanya mewakili nama keluarga, sekolah namun hampir 200 ribu warga kota Salatiga,”tambahnya.
Selain itu, adanya dukungan dari orang tua dari masing-masing peserta juga membuat semangat dan bisa meningkatkan kepercayaan dalam melaksanakan tugas di Raimuna di Cibubur.
“Dukungan dari orang tua, sekolah dan pemerintah akan menjadi pilar penyangga kepercayaan diri mereka. Kami sudah siapkan pendamping, kakak pembina selama hampir 10 hari disana. Saya harapkan panggung ini akan menjadi sebuah memory eksperimental, pengalaman yang sulit dilupakan, sehingga mereka akan melakukan story telling tentang apa dan yang akan dilakukan dengan teman-teman. Nanti akan ada cerita unik dan itu akan menjadi pembelajaran bersama,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7Sosok Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time


