Basarnas Tutup Operasi SAR Terbaliknya Perahu Nelayan Di Pantai Congot Kabupaten Kulon Progo DIY

JATENG.AKURAT.CO, Basarnas DIY menutup operasi SAR pencarian terbaliknya perahu nelayan di Pantai Congot Kabupaten Kulon Progo DIY, Jumat (10/1/2025).
Operasi SAR Kecelakaan Kapal 1 (Satu) Unit Perahu Jukung Gerbang Segoro POB 2 Orang Terbalik di Pantai Congot Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo, DIY memasuki Hari ke 7 Pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Pencarian tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU :
- SRU 1 : melakukan pencarian visual darat dengan penyisiran dari TKP ke arah timur sejauh 4,5 km
Baca Juga: Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Congot Kulon Progo Yogyakarta, 1 ABK Tewas Satu Hilang
- SRU 2 : melakukan pencarian visual darat dengan penyisiran di sekitar Muara Bogowonto ke arah utara sejauh 1,5 km
- SRU 3 : melakukan pencarian visual darat dengan penyisiran di sekitar Muara Pantai Glagah ke arah utara sejauh 1,5 km
"Sore harinya, Tim SAR gabungan melakukan evaluasi operasi SAR yang dihadiri oleh pihak keluarga," kata Koordinator Pos Basarnas Kulon Progo Seto Satrio.
Pihaknya lantas menjelaskan pada pihak keluarga, jika operasi SAR telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yaitu selama 7 hari. Selanjutnya operasi SAR akan dihentikan.
Namun apabila dikemudian hari ditemukan tanda-tanda korban maka operasi SAR akan dibuka kembali.
Hal itu sesuai peraturan UU No 29 tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan (SAR) operasi SAR dilaksanakan selama 7 hari.
Jika selama 7 hari pencarian korban belum ditemukan operasi SAR akan ditutup secara resmi.
Proses penutupan Operasi SAR diawali dengan evaluasi tim SAR Gabungan , koordinasi dengan pihak keluarga korban serta Perangkat Kewilayahan setempat.
"Pihak keluarga tetap kita sampaikan secara rinci tentang operasi SAR ini. Ketika keluarga korban sudah mengikhlaskan dan atas kesepakatan semua pihak operasi SAR ditutup secara resmi," ujarnya.
Meski telah ditutup, Basarnas tetap berkoordinasi dengan semua pihak. Termasuk masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Jika dikemudian hari muncul tanda2 korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali.
Sebelumnya, sebuah perahu milik nelayan terbalik di Pantai Congot Kabupaten Kulon Progo DIY, Sabtu (4/1/2025).
Satu Anak Buah Kapal (ABK) meninggal dunia setelah perahunya terbalik di Pantai Congot Kabupaten Kulon Progo DIY.
Baca Juga: Berikut Prospek Cuaca Tanggal 11, 12 dan 13 Januari 2025 Untuk Wilayah DIY
Korban meninggal dunia atas nama Mareta Ryan Afandi (27 tahun) warga Temon Kulonprogo. Sedangkan yang hilang atas nama Aan Anugrah Budi Setya hilang.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Perahu 'Gerbang Segoro 01' melaut mencari ikan.
Lalu sekitar pukul 10.00 Wib perahu hendak kembali atau menepi. Namun di hantam ombak besar dari belakang yang mengakibatkan kapal terbalik dan untuk kedua korban tercebur di laut.
Kedua korban memberikan isyarat pertolongan dan dilihat oleh saksi di sekitar lokasi dan langsung melakukan pertolongan dengan menggunakan perahu Dyan Saffyr.
Sayang yang berhasil diselamatkan hanya satu orang dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Dan dinyatakan meninggal dunia karena luka robek di pelipis kanan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








