Upaya Pencarian Berlanjut untuk Sunarko, Nelayan Rembang yang Tenggelam di Perairan Utara

AKURAT.CO, Sunarko (46), seorang nelayan dari Kabongan Lor, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, dilaporkan tenggelam di perairan utara Tempat Pelelangan Ikan Tasik Agung, Kabupaten Rembang.
Tim SAR Gabungan masih melakukan upaya pencarian sejak kejadian tersebut dilaporkan pada hari Kamis.
Menurut Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, kejadian bermula pada Kamis (27/06) pukul 03.00 WIB, saat Sunarko bersama anaknya berangkat melaut menggunakan perahu untuk mengambil alat tangkap rajungan.
Baca Juga: Ini Strategi Bahrain Menghadapi Veteran Dunia di Kualifikasi Ronde Ketiga Piala Dunia FIFA
Tepat pada pukul 09.00 WIB, saat tiba di lokasi dan sedang menarik tali bubu, Sunarko terpeleset dan jatuh ke laut.
"Lokasi kejadian berada kurang lebih 6 mil nautikal dari TPI Tasik Agung," jelas Budiono. "Diduga korban tidak memakai pelampung saat jatuh."
Tim SAR Gabungan telah menggunakan Riged Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir area kejadian mengarah ke barat.
Kondisi cuaca di perairan tersebut mencatat tinggi gelombang sekitar 1 meter dengan arah angin dari timur menuju tenggara, yang menjadi tantangan selama operasi pencarian, terutama saat siang hari ketika tinggi gelombang meningkat.
Baca Juga: Wagner Lopes Ditunjuk sebagai Pelatih Kepala PSS Sleman untuk Musim BRI Liga 1 2024/25
"Kondisi gelombang di pagi hari masih landai, tapi siang hari tinggi gelombang sudah tinggi dan menjadi kendala saat pencarian," tambah Budiono. "Semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan."
Keluarga, teman, dan masyarakat setempat berharap Sunarko segera ditemukan dan dapat kembali dengan selamat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







