Jateng

Gempa 5,2 Magnitudo di Lebak, BMKG: Waspada Gempa Susulan, Aktivitas Lempeng Eurasia Jadi Penyebab

Afri Rismoko | 15 Agustus 2024, 07:28 WIB
Gempa 5,2 Magnitudo di Lebak, BMKG: Waspada Gempa Susulan,  Aktivitas Lempeng Eurasia Jadi Penyebab

AKURAT.CO, Kamis dini hari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa berkekuatan 5,2 magnitudo yang mengguncang wilayah Lebak, Banten. Pusat gempa terletak di laut pada kedalaman 10 kilometer dengan koordinat 7.70° LS, 106.08° BT, sekitar 87 kilometer dari arah barat daya Kecamatan Bayah, Lebak, Banten.

Getaran gempa yang terjadi pada pukul 00.55 WIB ini dilaporkan terasa hingga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang berjarak 94 kilometer dari pusat gempa, menurut analisis awal dari seismologis BMKG.

BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tenang, dan tidak mudah percaya pada isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga: GEMPA GUNCANG BALI, Gempa Bumi 5,0 MAGNITUDO Guncang Jembrana Bali MALAM INI, BMKG : Tidak Berpotensi Tsunami

Hasil analisis menyeluruh akan dilaporkan oleh BMKG melalui aplikasi infoBMKG, media sosial resmi BMKG, atau langsung melalui kantor BMKG terdekat.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyatakan bahwa gempa tersebut disebabkan oleh aktivitas lempeng Eurasia, yang dikenal sebagai gempa dangkal akibat pergerakan geser.

Setelah gempa utama, BMKG juga mendeteksi gempa susulan berkekuatan 3,5 magnitudo pada pukul 01.30 WIB, dengan episentrum yang berada di laut, 95 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada kedalaman 25 kilometer.

Getaran gempa juga dirasakan di beberapa daerah lain, seperti Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Kabupaten Bandung dengan skala intensitas III MMI, serta di Kota Bogor dan Garut dengan skala intensitas II MMI.

Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa tersebut.

BMKG terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan informasi terbaru sesuai hasil analisis lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari sumber resmi BMKG.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A