Jateng

Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih dalam Batas Aman

Afri Rismoko | 24 Juli 2024, 17:43 WIB
Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih dalam Batas Aman

AKURAT.CO, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menegaskan bahwa peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang terjadi baru-baru ini masih dalam batas yang aman.

Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke Pos Pengamatan Gunung Merapi Kaliurang, Sleman, untuk memastikan kondisi dan kesiapan penanggulangan bencana.

Menurut Suharyanto, meskipun terdapat peningkatan signifikan dalam aktivitas vulkanik, termasuk luncuran lava pijar dan awan panas guguran yang terjadi beberapa kali mengarah ke sisi barat daya, situasi masih terkendali.

"Luncuran lava pijar dan awan panas guguran yang terjadi paling jauh berjarak dua kilometer, sedangkan pemukiman warga terdekat berjarak delapan kilometer dari puncak," jelasnya.

Baca Juga: Mengapa Ganjar Pranowo Sebut Indonesia Darurat Kesehatan Mental?

Walaupun kondisi dianggap aman, Suharyanto menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan bagi masyarakat yang beraktivitas di lereng Gunung Merapi, terutama yang berada dalam kawasan rawan bencana (KRB).

Ia menghimbau masyarakat untuk terus melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

Suharyanto menambahkan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dengan instansi terkait seperti Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah berjalan baik dalam menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat.

Baca Juga: Selamat Jalan Hamzah Haz: Pemimpin, Guru, dan Wartawan yang Menginspirasi

"Selama ini telah terjalin kerja sama yang baik... untuk menyampaikan informasi setiap saat terkait perkembangan Gunung Merapi," kata Suharyanto.

Kepala PVMBG, Hadi Wijaya, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menegaskan bahwa pihaknya bersama BPPTKG selalu memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi setiap hari.

“Kami terus melakukan pemantauan setiap hari, dan setiap enam jam sekali memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kondisi Gunung Merapi. Tujuan kami agar masyarakat tetap tenang dan selamat saat terjadi bencana,” ujarnya.

Aktivitas Gunung Merapi sendiri masih pada level siaga sejak November 2020, dengan hampir setiap hari terjadi luncuran lava pijar maupun awan panas guguran.

Situasi di Gunung Merapi terus dipantau secara intensif oleh para ahli dan pihak berwenang untuk memastikan keselamatan penduduk setempat serta memberikan respons cepat apabila terjadi peningkatan aktivitas yang membahayakan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A