Jateng

Sinergi BPJS Kesehatan Cabang Ungaran - RS Kusuma, Ajak Mitra Berpartisipasi Tingkatkan Keikutsertaan Masyarakat di Program JKN

Arixc Ardana | 20 April 2024, 18:43 WIB
Sinergi BPJS Kesehatan Cabang Ungaran - RS Kusuma, Ajak Mitra Berpartisipasi Tingkatkan Keikutsertaan Masyarakat di Program JKN

 

AKURAT.CO, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Ungaran terus berupaya memperluas cakupan jaminan kesehatan di masyarakat, dalam program JKN.

Salah satunya dengan melibatkan mitra mereka melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dan donasi.

Melalui program ini, mitra dapat menyediakan bantuan berupa kartu kepesertaan JKN bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan, dengan biaya iuran ditanggung oleh mitra selama periode tertentu.

Baca Juga: Pastikan Kondisi Pemudik Peserta JKN dan Masyarakat, BPJS Kesehatan Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Posko Mudik

"Pemerintah tidak mampu menjamin kesehatan seluruh masyarakat karena keterbatasan. Untuk itu kami mengajak para mitra untuk ikut bersama-sama membantu masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu agar bisa tergabung dalam Program JKN," papar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis.

Hal tersebut disampaikannya disela kegiatan seremoni penyerahan CSR untuk pembiayaan iuran peserta donasi BPJS Kesehatan di Kelurahan Sidomulyo, yang didukung RS Kusuma Ungaran, pada Jumat 19 April 2024.

Dalam acara tersebut, RS Kusuma Ungaran memberikan pembiayaan iuran BPS Kesehatan bagi 107 peserta dari kelurahan Sidomulyo, untuk satu tahun ke depan, yang sudah berlaku per 1 April 2024.

"Kami menggarisbawahi pentingnya peran mitra dalam mendukung akses kesehatan masyarakat. Salah satunya yang dilakukan RS Kusuma Ungaran ini," tambahnya.

Pihaknya juga berharap dengan adanya sinergi dari mitra, target UHC Kabupaten Semarang dapat terpenuhi

Tercatat saat ini tingkat kepesertaan masyarakat di kabupaten Semarang pada program JKN BPJS Kesehatan sudah mencapai lebih dari 964 ribu, dari sekitar 1 juta penduduk yang tercatat.

 

Direktur RS Kusuma Ungaran dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD FINASIM, mengapresiasi kolaborasi ini.

"Kami melayani masyarakat, dan dengan donasi CSR, kami bisa memastikan mereka memiliki asuransi kesehatan saat dibutuhkan," katanya.

Program CSR ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama yang belum mampu membayar biaya kesehatan.

"Ini menjadi salah satu bentuk komitmen kami dalam mendukung program pemerintah, khususnya terkait JKN BPJS Kesehatan. Harapannya, masyarakat tidak perlu khawatir lagi dengan biaya pengobatan mereka, ketika mereka sakit," terangnya.

Nantinya peserta penerima donasi kartu BPJS Kesehatan tersebut bisa mendapatkan layanan yang tersedia di RS Kusuma secara gratis.

Mulai dari layanan dokter umum, berbagai layanan spesialis, pemeriksaan laborat, rongent, USG, rawat jalan, rawat inap, tindakan bedah, kebidanan hingga persalinan

"Harapannya dengan adanya program CSR ini, masyarakat kabupaten Semarang khususnya warga Sidomulyo semuanya sehat. Kita juga berharap kedepan program CSR ini bisa terus kita tingkatkan cakupan dan kepesertannya," tandasnya.

Ditambahkan RS Kusuma Ungaran sudah melayani peserta BPJS Kesehatan mulai 1 Januari 2023.

Apresiasi positif turut disampaikan Kepala Seksi Kesejahteraan Kelurahan Sidomulyo, Lamini, SE.

Pihaknya , menyambut baik program CSR yang dilakukan pihak RS Kusuma Ungaran, yang peduli bagi kesehatan warga sekitar.

"Saya mewakili Bapak Lurah, menyampaikan terima kasih atas kepedulian RS Kusuma dan pihak BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, bagi warga kami, khususnya di bidang kesehatan. Harapannya, dengan keikut sertaan ini, warga kami bisa tercover jika mereka sakit," terangnya.

Dengan kolaborasi antara BPJS Kesehatan, mitra, dan masyarakat, diharapkan cakupan jaminan kesehatan dapat terus diperluas, memastikan akses kesehatan yang lebih merata dan berkualitas bagi semua lapisan masyarakat.

***

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.