Terjadi Ruam pada Kulit, Benjolan Kecil-kecil di Telapak Tangan Kaki dan Mulut, Gejala Penyakit Apa? Waspada Gejala Flu Singapura

AKURAT.CO, Terjadi Ruam pada Kulit, Benjolan Kecil-kecil di Telapak Tangan Kaki dan Mulut, Gejala Penyakit Apa? Waspada Gejala Flu Singapura
Saat ini tren penyakit flu Singapura di Indonesia tengah meningkat, umumnya gejala diawali dengan terjadinya ruam pada kulit, benjolan kecil-kecil pada telapak tangan dan kaki, serta mulut
Jika gejala flu Singapura terjadi, segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk segera mendapat perawatan sebelum terlambat
Baca Juga: Cobalah 5 Tips Berikut Ini Buat Menghindarkan Diri Dari Penyakit Flu di Lingkungan Kerja
Flu Singapura, atau yang dikenal dengan hand, foot, and mouth disease (HFMD), merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak, terutama yang berusia di bawah 5 tahun.
Tingginya pasien anak yang terpapar flu singapura ini karena imunitas anak-anak yang belum sepenuhnya terbentuk.
Gejala Flu Singapura
Gejala flu Singapura atau HFMD biasanya dimulai dengan demam selama satu atau dua hari.
Kemudian diikuti dengan munculnya ruam pada kulit, benjolan kecil di telapak tangan, kaki, dan mulut.
Gejala yang mencolok pada pasien meliputi kelesuan, kehilangan nafsu makan, sakit tenggorokan, dan sariawan.
Meskipun gejalanya mirip dengan demam berdarah (DBD), HFMD dapat dibedakan dengan adanya benjolan kecil yang khas.
Kondisi cuaca berperan dalam penyebaran HFMD.
Seperti cuaca saat ini, musim pancarroba, apalagi ada banjir di beberapa titik, masih akan ditemukan kasus serupa flu Singapura
Upaya Pencegahan dan Perlindungan Anak-Anak
Mengingat HFMD dapat menyebar dengan cepat, terutama di lingkungan yang padat, langkah-langkah pencegahan menjadi krusial.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi anak-anak dari HFMD:
1. Meningkatkan Kebersihan
- Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah bermain atau sebelum makan.
- Membersihkan dan mendisinfectkan mainan anak secara teratur.
- Menghindari berbagi peralatan makan, gelas, atau mainan dengan anak lain.
2. Menghindari Kontak Langsung
- Menghindari kontak fisik dengan anak yang terinfeksi HFMD, seperti ciuman atau berpelukan.
- Menjauhi area yang terinfeksi dan menghindari kerumunan saat wabah HFMD sedang merebak.
3. Mendorong Pola Hidup Sehat
- Memberikan makanan bergizi dan menjaga asupan cairan yang cukup.
- Mengajarkan anak untuk menutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk dengan menggunakan siku bagian dalam atau tisu.
- Memastikan anak-anak cukup istirahat untuk menjaga daya tahan tubuhnya.
4. Mengikuti Imunisasi
- Rutin membawa anak ke dokter untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang disarankan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time



