Jateng

Kondisi Bendungan Wilalung Memprihatinkan, Warga Dilarang Melintas

Theo Adi Pratama | 16 Maret 2024, 18:36 WIB
Kondisi Bendungan Wilalung Memprihatinkan, Warga Dilarang Melintas

AKURAT.CO, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus akhirnya membuat aturan larangan bagi warga yang akan melintasi bendungan Wilalung yang berada di Desa Kalirejo Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

Larangan itu diberlakukan mulai Sabtu (16/3/2024) pukul 14.00 WIB.

“Kepada seluruh warga, baik dari Demak maupun Kudus yang akan melintasi bendungan wilalung mulai hari Sabtu (16/3/2024) pada pukul 14.00 WIb sudah dilarang melintasi ini karena kondisi jembatan sudah tidak memungkinkan lagi untuk dilintasi,” ujar petugas BPBD Kudus.

Baca Juga: Update banjir Grobogan, Banyak Kendaraan Mogok di Pasar Jangkungharjo

Kondisi bendungan wilalung sendiri cukup rentan rusak hingga ambruk akibat banjir besar yang melanda Demak dan Kudus pada awal maret lalu.

Pemantauan Bendung pembagi banjir Wilalung di Kecamataan Undaan, Kudus, terus dilakukan secara intensif karena statusnya sudah mendekati awas.

Bendung Pengendali Banjir Wilalung yang berada di Desa Kalirejo Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu dibangun pada masa penjajahan Belanda.

Baca Juga: Jepara Viral! Indahnya Suasana Sore di Masjid Baitul Muttaqin Kedung Jepara

Bendung Wilalung yang begitu dikenal warga masih berdiri kokoh sampai sekarang. Fungsinya untuk mengendali banjir pun tidak diragukan lagi meski usianya sudah tua.

Berdasarkan papan informasi di kantor operasional Bendung Wilalung, bendung ini dibangun pada tahun 1918 oleh Belanda.

Di Bendung Wilalung terdapat 11 pintu, terdiri dari sembilan pintu ke arah Sungai Juana dan dua pintu ke arah Sungai Wulan atau Demak dan Jepara.

Baca Juga: PKB Raih 20 Kursi di DPRD Jateng, Bisa Tambah 1 Kursi Lagi Jika Menang Sengketa

Tujuan pembangunan bendungan ini konon untuk oncoran sedimentasi pada areal Belanda khususnya rawa-rawa yang ada di Kudus dan Pati.

Hal ini bertujuan agar Belanda bisa menanami daerah rawa dengan tanaman tebu untuk memasok bahan baku ke Pabrik Rendeng Kudus dan Trangkil Pati.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.