Jateng

Menteri PUPR Pastikan Perbaikan Tanggul Sungai Wulan Telah Usai, Diharapkan Cegah Limpasan Air

Arixc Ardana | 15 Februari 2024, 23:11 WIB
Menteri PUPR Pastikan Perbaikan Tanggul Sungai Wulan Telah Usai, Diharapkan Cegah Limpasan Air

Akurat.co - Perbaikan darurat tanggul Sungai Wulan yang jebol akibat hujan lebat rampung dilakukan. Hal itu diharapkan dapat mengatasi banjir Demak dalam waktu dekat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menjelaskan, tanggul Sungai Wulan saat ini telah tertutup sepenuhnya.

Tanggul kini tertutup, tinggal menyisakan pekerjaan penebalan atau penambahan tinggi tanggul.

Baca Juga: Degradasi ke Liga 3, PSCS Cilacap Mengadu ke FIFA

Menteri Basuki mengatakan bahwa penambahan tinggi tanggul Sungai Wulan akan terus dilakukan.

Hal itu untuk mencegah air melimpas diatas tanggul Sungai Wulan atau jebol kembali.

"Sesuai target yang disampaikan Senin lalu (12/2/2024), kedua tanggul yang jebol sudah tertutup semua dalam 3 hari ini, Sekarang tinggal memperkuat dan meninggikan tanggul, karena diprediksi puncak hujannya masih terus sampai akhir Februari 2024," jelasnya saat melakukan peninjauan Banjir Demak dalam keterangan tertulis, Kamis (15/2/2024).

Curah hujan tinggi diprediksi masih terus berlangsung hingga akhir Februari 2024. 

Menteri Basuki melanjutkan untuk mengurangi genangan di wilayah terdampak banjir, saat ini Kementerian PUPR juga telah menambah jumlah pompa air dari sebelumnya 12 pompa berkapasitas 5 m3/detik menjadi 22 unit pompa dengan total kapasitas 11,48 m3/detik.

“Mudah-mudahan ini bisa mempercepat surutnya dan mengurangi luasan genangan air di wilayah terdampak. Mudah-mudahan masyarakat bisa segera kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Menteri Basuki.

Basuki juga memastikan, saat ini jalan akses Semarang - Demak - Kudus sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Sehingga, pergerakan orang dan barang tidak harus melalui rute Semarang - Purwodadi - Kudus.

Selain pompa air, Kementerian PUPR juga telah mengerahkan unit alat berat untuk mempercepat penanganan banjir berupa 9 unit excavator, 1 unit Dozer, 1 unit Vibro roller, 2 unit tronton, dan 3 unit Dump Truk.

Total sebanyak 320 pekerja diterjunkan untuk mempercepat penanganan terdiri dari 60 orang dari BBWS Pemali Juana, dibantu 200 tenaga dari kontraktor, dan 60 personel TNI. Bantuan TNI sangat berarti dalam mempercepat penyelesaian penutupan tanggul.


***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.