Pedagang yang Lapaknya Dibongkar Menuntut Keadilan Pada Pemerintah Kota Semarang

AKURAT.CO SEMARANG - Penggusuran 40 lapak PKL di bawah Flyover Pelabuhan Tanjung Emas yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang baru di sisi timur, namun masih ada PKL di sisi barat yang belum dilakukan penggusuran.
Oleh sebab itu, para pedagang yang lapaknya tergusur, meminta petugas berlaku adil.
“Kita dukung program pemeirntah. Cuma kalau mau ditertibkan ya semuanya baik sisi barat dan sisi timur dan penataan tolong segera dilakukan,” ungkap perwakilan PKL, Darmaji, Senin (20/11/2023).
Pihaknya mengaku tidak mempermasalahkan jika memang dilakukan pembongkaran dan mendukung program dari Pemerintah, namun ia juga meminta agar Pemkot bisa berlaku adil dengan membongkar semua PKL yang ada di kawasan tersebut.
“Kita sudah ikuti pembongkaran ini dan kita bongkar sendiri meskipun masih ada sisa-sisa. Kita lakukan sukarela tapi kami minta kalau memang mau ditertibkan ya tolong tertibkan semua,” bebernya.
Ia mengaku jika wacana pembongkaran ini sudah ia dengar sejak satu tahun yang lalu. Pihaknya juga mengetahui smeua PKL akan direlokasi ke Pasar Rejomulyo Semarang. Bahkan para PKL juga mau berupaya membongkar secara mandiri lapaknya masing-masing.
“Awalnya kami belum dapat informasi yang dapat informasi dari warga kelurahan tanjung mas dan kami kan dari kelurahan kemijen jadi agak sedikit miskomunimasi. Tahun lalu sudah ada yang dibongkar sendiri. Tapi harusnya kami direlokasi baru dibongkar,” ungkapnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









