Jateng

Mbak Ita akan Permudah Transaksi Pelayanan Pemkot Semarang dengan Sistem Digital

Afri Rismoko | 30 Oktober 2023, 12:43 WIB
Mbak Ita akan Permudah Transaksi Pelayanan Pemkot Semarang dengan Sistem Digital

AKURAT.CO, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong penggunaan sistem digital untuk mempermudah transaksi semua jenis pelayanan di Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Pihaknya bakal menerapkan sistem pembayaran administrasi menggunakan QRIS di setiap pelayanan.

“Untuk mendorong digitalisasi sesuai instruksi Presiden dan pemenuhan indikator digitalisasi di Kota Semarang, saya minta di semua tempat menerapkan digitalisasi,” ujarnya saat Penyerahan QRIS Pedagang di kantin Lingkungan Balai Kota Semarang, Senin (30/10/2023).

Baca Juga: Upaya Heroik Memadamkan Kebakaran Hutan di Gunung Merbabu, Petugas Gabungan Berjibaku di Lima Dusun

Sementara saat ini, sejumlah Layanan Umum Daerah (BLUD) Kota Semarang telah menerapkan pembayaran secara digital. Seperti pembayaran retribusi, parkir, dan transaksi lainnya.

Dan saat ini Pemkot Semarang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) tengah gencar menerapkan transaksi dengan QRIS. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah mempermudah transaksi dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan di kantin Pemkot Semarang pun, sistem digital ini juga diterapkan.

Salah satu pedagang kantin di lingkungan Balai Kota Semarang, Wiwik mengaku senang karena Pemkot Semarang memberikan fasilitas pembayaran secara digital.

Baca Juga: PSIS Cetak Kemenangan Dramatis Atas Persija 2-1 di BRI Liga 1, Agius Sebut Salah Satu Pertandingan Terbaik

Menurutnya, sistem transaksi menggunakan QRIS akan lebih mudah dan efisien karena nominal tagihan bisa pas ditambah tidak harus memberikan uang kembalian.

“Saya senang lebih mudah karena kalau pembayaran dengan tunai terkadang uang kembalian belum ada dan kalau pakai QRIS ini bisa langsung masuk ke rekening,” imbuhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A