Rampung Lakukan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Pemkot Semarang Bantu Tingkatkan Hasil Panen Petani

AKURAT.CO SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum melakukan rehabilitasi atau pemeliharaan jaringan irigasi di Kedung Bangkong, Jabungan, Banyumanik.
Upaya ini dilakukan guna menampung ketersediaan air yang memadai bagi masyarakat sekaligus membantu para petani dalam menghadapi kekeringan sebagai salah satu dampak El Nino.
Baca Juga: Kisah Pilu Tiga Bocah Terlantar Yang Diselamatkan Warga Rusunawa Pedurungan Semarang
Penggarapan rehabilitasi ini dikhususkan di Kelurahan Jabungan dikarenakan belum tersedianya air bersih ketika musim kemarau tiba.
Adapun rehabilitasi jaringan irigasi yang menelan biaya sebesar 482 juta tersebut dilakukan dengan melakukan pemasangan batu dengan panjang 516 meter tinggi rata-rata 1,3 meter, dan lebar 1,8 meter.
Waktu pelaksanaan dilakukan selama 4 bulan sejak 13 Mei 2023.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Soewarto mengatakan masyarakat terutama yang berada di wilayah kelurahan Jabungan menjadi sangat terbantu dengan adanya rehabilitasi jaringan irigasi D.I Kedung Bangkong.
“Untuk areal pertanian persawahan di lokasi Jabungan masih ada areal sawah sekitar 35 hektar yang sangat terbantu dengan adanya pembangunan saluran ini,” terang Warto, sapaan akrabnya pada Kamis (26/10/2023).
Lebih lanjut, pihaknya mengatakan berkat rehabilitasi jaringan irigasi tersebut, hasil panen semakin meningkat.
“Alhamdulillah waktu panen atau masa tanam menjadi 3 kali dari sebelumnya yang kadang 2 kali tanam. Selain itu, adanya jaringan irigasi ini mampu mengatasi kebocoran air. Sambutan masyarakat pun sangat positif karena Alhamdulillah bisa 3 kali tanam atau panen istilahnya kalau di petani seperti itu,” imbuhnya.
Dalam proses pengerjaannya, Dinas Pekerjaan Umum juga berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali Juana untuk tetap bersinergi mengoptimalkan lahan pertanian.
Melalui rehabilitasi jaringan D.I Kedung Bangkong, Soewarto berharap pembangunannya dapat terus dikembangkan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan air juga meningkatkan kuantitas hasil panen khususnya di Kelurahan Jabungan.
“Pengerjaan untuk saluran-saluran ini terus dikembangkan, karena membawa dampak langsung bagi masyarakat terutama petani, mereka merasakan langsung yang tadinya alirannya kecil dengan adanya irigasi ini mengurangi kebocoran sehingga alirannya bisa lebih lancar,” pungkas Warto.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini



