Jateng

Hutan Pinus Limpakuwus Ditutup Sementara Menyusul Insiden Jembatan Kaca, Polresta Banyumas Amankan CCTV

Afri Rismoko | 26 Oktober 2023, 14:04 WIB
Hutan Pinus Limpakuwus Ditutup Sementara Menyusul Insiden Jembatan Kaca,  Polresta Banyumas Amankan CCTV

AKURAT.CO, Sebuah insiden yang tidak diharapkan terjadi di kawasan wisata Hutan Pinus Limpakuwus (HPL), Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (25/10/2023) sore, saat jembatan kaca "The Geong" tiba-tiba pecah dan mengakibatkan empat wisatawan terjatuh.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, tim Identifikasi dan Forensik (Inafis) Polresta Banyumas langsung bergerak cepat dengan mengambil rekaman dari kamera pemantau atau CCTV yang berada di loket masuk wahana jembatan kaca tersebut.

Rekaman tersebut diambil langsung dari perangkat Digital Video Recorder (DVR) dan dibawa ke Markas Polresta Banyumas di Purwokerto untuk dianalisis lebih lanjut.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas, AKP Benny Timor Prasetyo, menahan diri dari memberikan komentar dan menyatakan bahwa Laboratorium Forensik akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada hari berikutnya.

Baca Juga: Perubahan Strategis PSCS Cilacap: Sambut Pelatih Baru, Perombakan Skuad, dan Harapan di Putaran Kedua Liga 2

Sementara itu, Ketua Koperasi Hutan Pinus Limpakuwus, Eko Purnomo, menegaskan bahwa jembatan kaca "The Geong" bukan bagian dari pengelolaan HPL dan berada di lahan milik Kementerian Pertanian, yang dikelola oleh Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden.

Eko menambahkan bahwa "The Geong" hanya bekerja sama dengan HPL dalam hal parkir, dan terkait masalah konstruksi dan pengamanan, telah banyak komplain yang diterima melalui media sosial.

Keluarga korban yang meninggal dunia, berinisial FA, menyampaikan bahwa anak mereka yang berinisial AI datang ke HPL dengan niat memberikan kejutan setelah diterima bekerja. Namun, nasib berkata lain saat AI juga terjatuh dan mengalami luka-luka, sedangkan ibundanya meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Baca Juga: Semarakkan Pawai Kauman Kampung Al-Qur'an, Acara Terbesar di Tahun Ini!

Pihak pengelola HPL, atas permintaan Polresta Banyumas, akan menutup sementara kawasan wisata tersebut untuk keperluan penyelidikan dan evaluasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A