Jateng

Dewan Minta Pemkot Semarang Tambah Armada dan Fasilitas Perawatan Tanaman Hias

Theo Adi Pratama | 11 Oktober 2023, 10:24 WIB
Dewan Minta Pemkot Semarang Tambah Armada dan Fasilitas Perawatan Tanaman Hias


AKURAT.CO SEMARANG - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Wahyu 'Liluk' Winarto menyoroti banyaknya tanaman hias yang kering di median jalan Kota Semarang.

Tanaman-tanaman hias itu kering karena imbas dari cuaca panas ekstreme yang beberapa pekan ke belakang terjadi di Kota Semarang.

Oleh sebab itu, Liluk mendorong agar Pemerintah Kota Semarang menambah fasilitas perawatan atau armada perawatan tanan hias supaya keindahan kota tetap terjaga dengan hijuanya tanaman hias tersebut.

Baca Juga: Pemkot Semarang Jamin Keberlanjutan Festival Pendamping Beras

"Dan kalau bisa perawatan tanaman seperti yang ada di Taman Indonesia Kaya (TIK), dibuatkan sumur sendiri. Sumur itu khusus untuk menyirami tanaman-tanaman yang ada di area tersebut. Kalau Hanya mengandalkan armada yang ada saha, nantinya tidak maksimal padahal untuk mengcover seluruh taman di Semarang," terangnya pada Rabu (11/10/2023).

Nantinya, sumur-sumur itu, harapannya, kata dia, ada di kawasan taman yang memang butuh perawatan dengan baik saat musim kemarau.

Solusi ini, dinilai cukup efektif dan efisien agar tanaman tidak kering dan menjadi mati.

Baca Juga: Mitos Seputar Bukit Gombel Semarang, Salah Satunya Hantu Wewe Gombel yang Suka Menculik Anak Kecil

"Misalnya, Kawasan Simpang Lima, Tugumuda, yang memang berada di pusat kota, dan taman taman lainnya di daerah pinggiran pun harus dilakukan perawatan dan pemeliharaan secara optimal, lebih lebih saat masih musim kemarau ini,"imbuhnya.

Sebelumnya, Koordinator Bidang dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Iss Widya Harmoko, menjelaskan suhu panas ekstrem di Kota Semarang dan sekitarnya karena saat ini Matahari seperti bergerak menuju Selatan.

Sehingga sekitar awal Oktober Matahari berada di titik kulminasi tepat di atas Pulau Jawa.

Baca Juga: Sedang Mempersiapkan Diri Untuk Interview Kerja, Coba Pelajari 5 Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan HRD

"Fenomena gerak semu Matahari adalah siklus rutin yang terjadi setiap tahun. Secara klimatologis suhu akan cenderung mengalami kenaikan," terangnya, baru-baru ini.

Dan pada akhir bulan Oktober 2023, suhu panas di Kota Semarang diperkirakan sampai mencapai 37-38 derajat celcius.

"Puncaknya pada sekitar pertengahan sampai akhir bulan Oktober dan akan turun lagi mulai November. Sedangkan untuk awal musim hujan di Semarang dan sekitarnya diprediksi BMKG akan terjadi pada bulan November mendatang," paparnya.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.