PW GMPI Jateng Gelar Budaya Jaran Kepang Bareng WMSB Songsong Harlah Ke-30

AKURAT.CO, Pimpinan Wilayah Generasi Muda Pembangunan Indonesia Jawa Tengah (PW GMPI Jateng) menggelar pentas budaya jaran kepang dalam rangka songsong hari lahir (harlah) GMPI.
Sekertaris Wilayah PW GMPI Jateng, Farid Masduqi mengungkapkan pemuda memiliki tanggung jawab melestarikan budaya.
"Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Sehingga memiliki tanggung jawab untuk melestarikan budayanya. Ini penting agar pemuda tau identitasnya, tidak melupakan sejarah kulturnya," kata Farid pasca acara di Dusun Pesanggrahan, Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal pada Selsa malam (3/10/2023).
Baca Juga: Wahyu Prasetyo Kembali Dipanggil Timnas Senior
Farid mengaku berbangga melihat grup kesenian jaran kepang Wahyu Manunggal Setyo Budoyo (WMSB) yang mayoritas beranggotakan kalangan pemuda.
"WMSB ini membanggakan, anggotanya kebanyakan anak muda, Gen Z, dan peduli dengan budaya. Mau melestarikan dan sangat bertalenta," ungkapnya.
Untuk itu, lanjut dia, PW GMPI Jateng Bekerjasama dengan WMSB dalam rangka melestarikan budaya di bulan kelahiran GMPI.
Baca Juga: Hindari Dampak Banjir Poktan Utomo Sari Luhur Perbaiki Saluran Air
"Oktober itu bulannya pemuda, bulan sumpah pemuda dan bulan lahirnya GMPI. Dalam rangka harlah ke-30 mari kita lestarikan budaya," pungkas Farid.
Sementara itu Ketua Lembaga Pers GMPI, Kharen Puja Risma, mengungkapkan jika grup jaran kepang WMSB ini merupakan binaan dari GMPI Jateng.
"WMSB ini grup kesenian yang masuk dalam binaan dari GMPI Jateng. Memang usianya masih seumur jagung, namun semangatnya tidak kalah dengan yang sudah lama terbentuk," kata Kharen.
Baca Juga: Mbak Ita Dorong Percepatan Pembangunan Drainase, Antisipasi Musim Hujan
Menurut Kharen, nantinya akan ada gelaran festival budaya dengan skala lebih besar lagi kedepannya.
"Hari ini hanya pemantik saja untuk event-event budaya kedepannya. Kami sedang menggodog festival budaya dengan skala yang lebih besar dalam waktu dekat ini. Bismillah ya," ungkapnya.
Kharen juga mengatakan WMSB ini menjadi penawar gelombang tren budaya dari luar.
"WMSB ini anggotanya anak muda yang peduli dengan budaya. Hal ini dapat menjadi penawar dari maraknya gelombang tren budaya luar negri. Sehingga WMSB ini nantinya dapat terus melestarikan dan menggaungkan budaya asli kita. Spirit ini yang kami dukung dan dorong untuk pemuda," ungkapnya.
Di lokasi yang sama, Ketua Paguyuban Jaran Kepang Wahyu Manunggal Setyo Budoyo, Daroji mengucapkan terima kasih kepada PW GMPI Jateng atas apresiasi dan dukungannya.
"Kami dari WMSB mengucapkan terima kasih kepada Mbak Kharen, serta teman-teman dari GMPI atas apresiasi, dukungan dan sinergitasnya. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kami dan GMPI," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1UPDATE Skor LIVE SCORE! Indonesia vs Singapura, Cek Hasil Babak Pertama Kedua Full Time di FIFA ASEAN Cup 2026, Malam Ini!
- 2Vietnam vs Filipina LIVE STREAMING GRATIS di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV FIFA ASEAN Cup 2026
- 3Prediksi SKOR Vietnam vs Filipina FIFA ASEAN Cup 2026: Head to HEAD - Susunan Pemain, Menang Siapa?
- 4Italia vs Belgia Live di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV Nations League 2026
- 5RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 6Prediksi Skor Turki vs Prancis: Era Baru Zidane Diuji, Tuan Rumah Incar Kejutan
- 7Jadwal SIARAN LANGSUNG FIFA ASEAN Cup 2026 Gratis! Tayang di TV Apa? Cek Lengkap Ini Daftarnya
- 8Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 9Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 10Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan





