Forum Rembug Petani, Berbagi Pengetahuan Dalam Bidang Pertanian Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan

AKURAT.CO DEMAK – Selain Industri Pengolahan dan Perdagangan, sektor pertanian merupakan salah satu lapangan usaha terbesar yang menyokong perekonomian Kabupaten Demak.
Ini dikarenakan dari 89.743 hektar luas wilayah di Kabupaten Demak, 56,74% (52.315 hektar) merupakan lahan persawahan.
Baca Juga: Optimalisasi Vaksin PMK Bagian Peternakan dan Kesehatan Hewan Terus Jemput Bola ke Peternak
Demikian diungkapkan Bupati Demak Hj Eistianah saat membuka Forum Rembuk Petani di BPP Dempet kemarin.
“Untuk itu, saya sangat apresiatif atas terselenggaranya kegiatan ini. Saya minta moment ini bisa dijadikan sebagai media “sambung rasa” dan berdiskusi untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Demak. Menjadi harapan bersama melalui kegiatan ini kompetensi dan kapasitas petani dan kelembagaannya semakin meningkat,” ujar Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian Demak Drs Agus Herawan.
Baca Juga: Kenaikan Harga Beras Akibat Pengaruh El Nino, Katrol Angka Inflasi Gabungan Kota di Jawa Tengah
Menurut bupati hal ini sangat penting, mengingat keberhasilan pertanian sangat ditentukan oleh pengetahuan, ketrampilan dan sikap petani.
Termasuk didalamnya dukungan kelembagaan petani, baik berupa kelompok tani, gabungan kelompok tani maupun yang lainnya.
Maka dari itulah kelembagaan petani harus sehat, kuat, dan mandiri serta berfungsi dengan baik.
Sehingga secara tidak langsung terjadi peningkatan kesejahteraan petani Kabupaten Demak.
Baca Juga: Telkomsel Luncurkan Orbit Star G1, Modem Wifi Internet Paling Terjangkau
Pemkab Demak sendiri terus berupaya untuk menggali berbagai potensi pertanian Demak.
Selain memberikan bantuan sarana prasarana berupa alat mesin pertanian (alsintan) dan benih tanaman, Pemkab juga terus melakukan pendampingan agar kualitas hasil pertanian di Demak semakin bagus.
Termasuk didalamnya memantau kesiapan pendistribusian pupuk bersubsidi.
“Namun saya berharap, petani di Kabupaten Demak mulai beralih ke pupuk organik, sehingga kendala kekurangan pupuk dapat teratasi. Hal ini harus menjadi perhatian bersama, karena penggunaan pupuk ramah lingkungan terbukti mampu menekan biaya operasional pertanian. Yang lebih penting, hasil produk pertanian lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya.
Baca Juga: PT Ungaran Sari Garment Membuka Lowongan Pekerjaan Posisi Staf HRD
Kepala Dinas Pertanian Demak Drs Agus Herawan menambahkan bahwa ini merupakan salah satu kegiatan pembinaan kelompok tani di Kabupaten Demak.
“Didalam forum ini kita bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman terbaik dalam bidang pertanian guna mewujudkan ketahanan pangan,” ujarnya.
Dengan adanya PLN dan Pupuk Indonesia yang akan bekerjasama dengan para petani diharapkan pertanian di Kabupaten Demak akan semakin maju.
Baca Juga: Berikut Perbedaan Psikiater, Psikolog dan Konselor yang Tidak Banyak Orang Tahu
“Jika sebelumnya petani memakai BBM untuk menggerakkan motor diesel agar pengairan dapat berjalan lancar, kini dengan adanya saluran listrik dari PLN tentunya ongkos produksi petani akan semakin murah,” jelasnya.
Menurut Kadiknas saat ini air belum sepenuhnya sampai ke seluruh sawah yang ada, kemungkinan pada bulan Oktober baru bisa merata pengairannya.
Jika nantinya sudah lancar, tentunya petani bisa mentarget kapan bisa tanam. Jika nanti pupuk subsidi dirasa kurang terpenuhi, maka bisa menggunakan pupuk organik Bio Saka untuk menjaga kesuburan tanah kita.
“Hujan sendiri turun mulai pertengahan November, semoga perkiraan BMKG tepat harus dibarengi dengan doa,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu Bupati juga menyerahkan bantuan benih padi Biopresisi kepada kelompok tani. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







