iQOO Rilis Headset Gaming Baru dengan ANC, LDAC dan Baterai hingga 150 Jam

JATENG.AKURAT.CO, iQOO kembali memperluas ekosistem perangkat gaming dengan meluncurkan headset over-ear terbaru yang menawarkan sejumlah fitur kelas premium.
Headset ini diperkenalkan bersamaan dengan smartphone iQOO 16 dan tablet iQOO Pad Ultra di China.
Dibanderol 699 yuan atau sekitar Rp1,6 jutaan, headset gaming iQOO tersebut dirancang untuk digunakan pada berbagai perangkat, mulai dari PC hingga konsol dan perangkat gaming portabel seperti Steam Deck serta Nintendo Switch 2.
Headset gaming terbaru iQOO memiliki bobot sekitar 251 gram. Angka tersebut tergolong ringan untuk sebuah headset gaming nirkabel dengan fitur yang cukup lengkap.
Untuk meningkatkan kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama, iQOO menggunakan material kain yang dapat membantu sirkulasi udara pada bagian earcup.
Headset ini juga memakai desain headband gantung yang membantu mengurangi penumpukan panas di sekitar kepala.
Earcup-nya turut dilengkapi pencahayaan ambient. Lampu tersebut dapat menampilkan efek statis maupun efek bernapas, sementara pengguna smartphone iQOO yang kompatibel dapat menyinkronkan pencahayaan dengan perangkat mereka.
Mendukung Bluetooth 5.4 dan Wireless 2,4 GHz
Dari sisi konektivitas, headset ini menawarkan beberapa opsi yang dapat disesuaikan dengan perangkat yang digunakan.
Pengguna dapat menghubungkannya melalui Bluetooth 5.4, kabel, maupun koneksi wireless 2,4 GHz menggunakan dongle khusus.
Dongle tersebut menyediakan konektor USB-C dan USB-A sehingga lebih mudah digunakan pada PC, PS5, maupun konsol gaming portabel.
Headset juga mendukung koneksi hingga tiga perangkat secara bersamaan.
Untuk kebutuhan gaming, iQOO mengklaim latensi end-to-end berada di angka 47 milidetik.
Namun, perangkat ini tidak mencantumkan Xbox dalam daftar perangkat yang kompatibel untuk koneksi wireless melalui dongle.
Driver 40 mm dan THX Spatial Audio+
Untuk menghasilkan suara, headset gaming iQOO menggunakan driver berukuran 40 mm yang dipadukan dengan chip BES2710Y-8X.
Fitur audio spasialnya menyesuaikan platform yang digunakan. Pada Windows, iQOO bekerja sama dengan THX untuk menghadirkan THX Spatial Audio+ melalui software desktop.
Teknologi tersebut dirancang untuk mensimulasikan pengalaman audio surround hingga konfigurasi 7.1.4.
Sementara itu, perangkat seluler menggunakan teknologi audio spasial milik iQOO.
Headset ini juga membawa dukungan LDAC serta Active Noise Cancellation (ANC) adaptif.
Pengguna dapat mengaktifkan mode transparan ketika ingin tetap mendengar suara dari lingkungan sekitar tanpa harus melepas headset.
Untuk komunikasi dalam game, tersedia mikrofon boom yang dapat dilepas.
Sistem mikrofon tersebut didukung susunan beberapa mikrofon internal untuk membantu mengurangi suara bising saat melakukan percakapan.
Baterai Diklaim Tahan hingga 150 Jam
Salah satu fitur yang cukup menonjol adalah daya tahan baterainya.
iQOO mengklaim headset ini mampu digunakan hingga 150 jam untuk pemutaran musik dalam kondisi ANC dan pencahayaan dimatikan.
Ketika digunakan untuk gaming dengan ANC aktif, daya tahannya mencapai sekitar 68 jam.
Pengisian ulang dilakukan melalui port USB-C. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai hingga penuh diklaim sekitar 2,5 jam.
Dengan kapasitas penggunaan tersebut, pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi daya meski headset dipakai sebagai perangkat gaming maupun headphone untuk menikmati musik.
Fitur Ekstra untuk Pengguna iQOO dan vivo
Headset ini tetap dapat digunakan dengan smartphone Android maupun iPhone melalui aplikasi Vivo Headphones.
Namun, beberapa fitur tambahan dibuat khusus untuk perangkat yang berada dalam ekosistem iQOO dan vivo.
Pada perangkat yang kompatibel, pengguna dapat memperoleh fitur seperti pop-up pemasangan dengan tampilan khusus, fitur terjemahan berbasis AI, serta pengelolaan koneksi multi-perangkat yang lebih terintegrasi.
Headset gaming terbaru iQOO tersebut tersedia dalam satu pilihan warna, yakni Speed Black.
Dengan harga 699 yuan, perangkat ini membawa kombinasi konektivitas wireless 2,4 GHz, Bluetooth 5.4, ANC, LDAC, audio spasial THX, serta daya tahan baterai hingga 150 jam.
Untuk saat ini, informasi mengenai ketersediaannya di pasar Indonesia belum diumumkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Daftar Hari Baik untuk Akad Nikah, Pindah Rumah, dan Usaha
- 4Astra Financial Hadir di GIIAS Semarang 2026, Tawarkan Solusi Pembiayaan dan Layanan Keuangan Terintegrasi
- 5BAGANA Bantu Pencarian Altaf Akbar, Jika Masyarakat Menemukan Segera Hubungi Kontak Ini
- 6PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 7Terungkap dari CCTV, Kuasa Hukum Nathan Sebut Maher Diduga Pukul Anggota TNI dalam Keributan di Jl Veteran Semarang
- 8CV Dahayu Utama Presisi Buka Lowongan Operator Bubut/Milling dan Staff Administrasi di Colomadu
- 9Piala by.U 2026 Semarang Series Cetak Juara Baru, Buka Jalan Atlet Muda ke Futsal Profesional
- 10Salurkan Bantuan Material, Pemuda Katolik DIY Bantu Wujudkan Tempat Tinggal Layak bagi Lansia





