Jateng

Bocoran iOS 27.2: Fitur AutoLock Bikin iPhone Terkunci saat Dirampas

Theo Adi Pratama | 24 September 2026, 04:00 WIB
Bocoran iOS 27.2: Fitur AutoLock Bikin iPhone Terkunci saat Dirampas
iOS 27.2

JATENG.AKURAT.CO, Apple tampaknya terus menyempurnakan fitur keamanan untuk iPhone.

Dalam kode terbaru iOS 27.2 beta, ditemukan referensi soal fitur yang mampu mengunci perangkat secara otomatis ketika dirampas dari tangan pemiliknya.

Fitur ini disebut AutoLock. Menurut laporan 9to5Mac, sistem tersebut memanfaatkan giroskop, akselerometer, dan sejumlah sensor lain untuk mendeteksi gerakan mencurigakan.

Tidak hanya itu, Apple Watch yang terhubung juga berperan penting. Jam pintar itu dipakai untuk mengetahui apakah iPhone tiba-tiba menjauh dari pergelangan pemiliknya.

Jika indikasi perampasan terpenuhi, iPhone akan terkunci dan mengaktifkan Stolen Device Protection.

Fitur ini sebenarnya sudah lebih dulu hadir di Android dengan nama Theft Detection Lock. Namun, Apple belum memastikan kapan AutoLock akan dirilis ke publik.

AutoLock: Nama Internal Fitur Anti-Maling Apple

Kode di iOS 27.2 beta menyebut fitur ini dengan nama internal AutoLock. Fungsinya sederhana: melindungi data pengguna saat iPhone dirampas.

Apple ingin memastikan maling tidak sempat membuka aplikasi, membaca pesan, atau mengakses informasi penting. AutoLock dirancang bekerja diam-diam di latar belakang.

Ia akan memantau kondisi perangkat dan lingkungan sekitar. Jika situasi dianggap berbahaya, perlindungan langsung aktif.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Ada beberapa metode yang dipakai AutoLock untuk menentukan apakah iPhone sedang dirampas.

Pertama, percepatan tajam yang biasanya terjadi saat ponsel ditarik paksa.

Kedua, Apple Watch yang tetap tidak terjangkau dalam periode tertentu.

Ketiga, hilangnya koneksi ke Apple Watch. Keempat, perangkat kehilangan jaringan dalam waktu lama.

Kelima, iPhone tetap terbuka melewati batas waktu tertentu. Kombinasi sinyal ini menjadi dasar keputusan sistem.

Sistem Voting dan Pengaman Agar Tidak Salah Deteksi

Apple tidak ingin AutoLock bekerja terlalu agresif. Karena itu, ada mekanisme voting di dalam sistem. Sinyal perampasan bisa mengajukan permintaan penguncian.

Namun, pengaman lain dapat membatalkannya. Misalnya, autentikasi biometrik yang berhasil. Atau, aktivitas aplikasi di depan yang wajar.

Lokasi yang dikenal, seperti rumah dan kantor, juga bisa menjadi veto. Dengan begitu, pengguna tidak perlu khawatir iPhone terkunci sendiri saat sedang dipakai normal.

Android Sudah Lebih Dulu

Android telah memiliki fitur serupa, yakni Theft Detection Lock. Fitur itu juga mengunci ponsel saat terjadi perampasan.

Apple tampaknya baru mengejar ketertinggalan di area ini. Meski begitu, pendekatan Apple terlihat lebih berlapis.

AutoLock tidak hanya membaca gerakan, tetapi juga melibatkan Apple Watch dan kondisi jaringan. Jika berhasil, ini bisa menjadi nilai tambah besar bagi ekosistem iPhone.

Kapan Fitur Ini Rilis?

Hingga kini, belum ada tanggal resmi peluncuran AutoLock. Keberadaannya baru terlihat dari kode di iOS 27.2 beta.

Apple bisa saja menahannya hingga benar-benar matang. Bisa juga fitur ini diperkenalkan bertahap lewat pembaruan berikutnya.

Yang jelas, kode tersebut menunjukkan Apple masih serius mengembangkan perlindungan anti-maling untuk iPhone. Kita tunggu pengumuman resminya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.