Jateng

Vivo Watch 6 Resmi Meluncur, Bawa Kaca Safir, AMOLED 1,47 Inci, eSIM, dan Baterai hingga 21 Hari

Dody H | 23 September 2026, 13:57 WIB
Vivo Watch 6 Resmi Meluncur, Bawa Kaca Safir, AMOLED 1,47 Inci, eSIM, dan Baterai hingga 21 Hari

JATENG.AKURAT.CO, Vivo resmi memperkenalkan Vivo Watch 6 bersamaan dengan peluncuran seri smartphone X500 di China.

Smartwatch terbaru ini membawa sejumlah peningkatan menarik, mulai dari material premium, layar AMOLED dengan tingkat kecerahan tinggi, konektivitas eSIM, hingga daya tahan baterai yang diklaim mencapai 21 hari.

Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah penggunaan kaca safir pada seluruh varian Vivo Watch 6.

Material tersebut biasanya ditemukan pada perangkat wearable kelas premium karena menawarkan ketahanan gores yang lebih baik dibandingkan kaca standar.

Harga Vivo Watch 6

Vivo menawarkan Watch 6 dalam tiga pilihan konfigurasi dengan harga yang berbeda. Berikut rinciannya:

*Vivo Watch 6 Bluetooth: 999 yuan atau sekitar Rp2,3 juta.

*Vivo Watch 6 eSIM: 1.399 yuan atau sekitar Rp3,2 juta.

*Vivo Watch 6 eSIM Titanium: 1.999 yuan atau sekitar Rp4,6 juta.

Harga tersebut merupakan harga di pasar China dan belum dapat dijadikan patokan untuk harga resminya apabila nantinya Vivo Watch 6 dipasarkan di Indonesia.

Vivo Watch 6 Punya Material Stainless Steel dan Titanium

Dari sisi desain, Vivo menggunakan material yang berbeda berdasarkan variannya.

Model Bluetooth dan eSIM reguler mengandalkan rangka stainless steel 316L dengan bobot sekitar 44 gram.

Sementara itu, varian tertinggi menggunakan paduan titanium TC4 yang dikenal sebagai material ringan dan kuat.

Berkat penggunaan material tersebut, bobot Vivo Watch 6 Titanium turun menjadi sekitar 37 gram.

Kedua versi memiliki ketebalan bodi 9,5 mm, meskipun ukuran tersebut belum memperhitungkan bagian sensor yang menonjol di sisi belakang jam.

Layar AMOLED 1,47 Inci dengan Kecerahan hingga 3.500 Nit

Vivo Watch 6 mengusung panel AMOLED berukuran 1,47 inci dengan refresh rate 60Hz.

Salah satu keunggulannya terletak pada tingkat kecerahan yang sangat tinggi.

Vivo mengklaim layar smartwatch ini dapat mencapai kecerahan lokal hingga 3.500 nit ketika digunakan untuk aktivitas olahraga tertentu di luar ruangan.

Sebaliknya, tingkat kecerahan dapat diturunkan hingga 2 nit ketika perangkat digunakan dalam kondisi minim cahaya.

Fitur Always-On Display (AOD) juga tersedia. Untuk membantu menghemat konsumsi energi, refresh rate AOD dapat menyesuaikan secara dinamis pada rentang 5Hz hingga 30Hz.

GPS Dual-Band dan Dukungan Peta Offline

Untuk mendukung aktivitas olahraga sekaligus navigasi, Vivo Watch 6 dibekali sistem GNSS lima sistem dengan teknologi dual-frequency.

Vivo menyebut pembaruan perangkat keras pada sistem navigasi mampu mempercepat proses penguncian sinyal satelit hingga 34 persen.

Akurasi pelacakan jalur juga diklaim meningkat sekitar 10 persen.

Smartwatch ini turut memiliki barometer serta dukungan peta offline, sehingga pengguna dapat mengandalkannya ketika beraktivitas di luar ruangan tanpa harus selalu terhubung dengan smartphone.

Khusus model eSIM, Vivo menggunakan teknologi passive phased-array yang memungkinkan perangkat mempertahankan tiga jalur sinyal secara bersamaan pada frekuensi L1 dan L5.

Sensor Kesehatan Lebih Lengkap

Vivo Watch 6 membawa sejumlah sensor untuk menunjang pemantauan kesehatan dan kebugaran.

Perangkat ini menggunakan sensor detak jantung delapan kanal dan sensor pengukuran oksigen darah 16 kanal.

Pemantauan secara berkelanjutan tersedia untuk sejumlah parameter, termasuk detak jantung, SpO2, kualitas tidur, dan tingkat stres.

Berdasarkan pengujian internal Vivo, akurasi pemantauan detak jantung rata-rata mencapai 97,2 persen ketika dibandingkan dengan chest strap profesional dalam berbagai aktivitas olahraga.

Pada olahraga seperti lari, jalan kaki, bersepeda, dan mendaki, tingkat akurasinya diklaim mencapai 98,5 persen.

Selain itu, Vivo Watch 6 menyediakan lebih dari 100 mode olahraga. Beberapa fitur yang ditawarkan mencakup analisis teknik berlari serta pelacakan gerakan ayunan untuk olahraga berbasis raket.

Fitur pemantauan HRV sepanjang hari juga disiapkan dan akan diberikan melalui pembaruan perangkat lunak OTA pada waktu mendatang.

Vivo Watch 6 eSIM Bisa Dipakai Tanpa Smartphone

Untuk kebutuhan sehari-hari, Vivo Watch 6 sudah dilengkapi NFC yang dapat digunakan untuk pembayaran dan kebutuhan transportasi tertentu.

Jam tangan ini juga mendukung fitur kunci kendaraan digital.

Vivo turut membekali smartwatch tersebut dengan asisten AI BlueLM yang dikembangkan perusahaan.

Fitur tersebut dapat membantu memberikan pengingat berdasarkan konteks penggunaan.

Varian eSIM menjadi pilihan yang lebih fleksibel karena dapat digunakan untuk melakukan panggilan, menerima pesan teks, hingga navigasi tanpa harus terus-menerus terhubung dengan smartphone.

Baterai Vivo Watch 6 Tahan hingga 21 Hari

Salah satu daya tarik utama Vivo Watch 6 adalah ketahanan baterainya. Untuk versi Bluetooth, Vivo mengklaim perangkat dapat digunakan hingga 10 hari dalam penggunaan normal.

Jika digunakan dengan pola pemakaian ringan, daya tahannya bahkan dapat mencapai 21 hari dalam sekali pengisian daya.

Sementara itu, model eSIM memiliki daya tahan sekitar tujuh hari ketika terhubung dengan smartphone.

Jika digunakan secara mandiri dengan koneksi seluler aktif, daya tahannya berada di kisaran empat hari.

Pengguna yang mengaktifkan fitur Always-On Display harus mengantisipasi konsumsi daya lebih tinggi.

Dalam kondisi tersebut, Vivo memperkirakan daya tahan baterai sekitar enam hari pada seluruh varian.

Pilihan Warna Vivo Watch 6

Vivo Watch 6 tersedia dalam pilihan warna Wilderness dan Moonlight. Khusus model Titanium, Vivo menawarkan sentuhan akhir Natural Color yang menonjolkan karakter material titanium.

Dengan kombinasi kaca safir, layar AMOLED 3.500 nit, GPS dual-band, sensor kesehatan, konektivitas eSIM, serta baterai yang dapat bertahan hingga 21 hari, Vivo Watch 6 menjadi salah satu perangkat wearable terbaru Vivo yang membawa spesifikasi cukup lengkap.

Untuk saat ini, perangkat tersebut baru diperkenalkan di China. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran dan harga Vivo Watch 6 di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.