Uniknya Sebuah Tradisi Pemakaman di Air: Mengenal Tradisi Tabala di Desa Nagara Kalimantan Selatan

AKURAT.CO, Di tengah kabut pagi yang menyelimuti, Desa Nagara, Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), menyimpan tradisi pemakaman yang unik dan menarik perhatian.
Di sini, penduduk mayoritas Muslim melakukan pemakaman di dalam air menggunakan peti mati yang disebut "Tabala".
Desa Nagara, yang sebagian areanya terletak di atas rawa, memang mempertahankan tradisi pemakaman yang tidak lazim.
Momen ini bahkan menjadi salah satu cuplikan menarik dalam film Saranjaga Kota Gaib.
Baca Juga: Jangan Lewatkan Kode Redeem Mobile Legends MLBB 4 April 2024, Update Hari Ini
Pemakaman seperti ini terjadi terutama saat kondisi hujan, dimana jenazah dimasukkan ke dalam peti mati agar tetap terjaga dan ditempatkan di bawah air.
Proses pemakaman tersebut membutuhkan usaha ekstra dari sejumlah orang.
Mereka harus masuk ke dalam air dan membuat persiapan khusus agar peti mati tetap berada di dalam air.
Peti mati ditenggelamkan sementara di atasnya ditahan dengan kayu dan diikat dengan tali yang kuat untuk mencegahnya naik ke permukaan.
Dalam keterangan di akun YouTube Babah Dimas, terlihat bagaimana sejumlah orang bekerja keras untuk melakukan pemakaman ini.
Mereka membuat simpul tali pada kayu dan memberi pemberat di atas peti mati agar tetap berada di dasar air.
Meskipun sudah ada upaya untuk membuat pemakaman di tempat yang lebih kering atas swadaya warga, namun saat musim hujan atau air naik, daerah tersebut masih tergenang air.
Menurut portal resmi Pemkab Hulu Sungai Selatan (HSS), wilayah Nagara berdiri di atas rawa dan sungai-sungai besar.
Meskipun demikian, penduduk di wilayah ini tetap menjaga tradisi agama Islam, termasuk dalam melakukan proses pemakaman.
Tradisi pemakaman di Desa Nagara, Kalsel, menunjukkan keunikan budaya dan adaptasi masyarakat terhadap lingkungan yang mereka tempati.
Meskipun tidak lazim, namun tradisi ini tetap dijunjung tinggi dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







