Jateng

Bikin Sehat Atau Malah Bahaya? Intip Fakta Soal Konsumsi Protein Berlebihan!

Theo Adi Pratama | 16 Agustus 2025, 12:47 WIB
Bikin Sehat Atau Malah Bahaya? Intip Fakta Soal Konsumsi Protein Berlebihan!

JATENG.AKURAT.CO, Protein, nutrisi penting yang sering disebut-sebut sebagai kunci pembentukan otot, memang punya peran vital bagi tubuh.

Tapi, di tengah tren diet tinggi protein, muncul pertanyaan: apakah konsumsi protein berlebihan justru bisa membahayakan kesehatan?

Yuk, kita bedah tuntas faktanya berdasarkan penelitian ilmiah, agar Anda tidak salah langkah!

Kebutuhan Protein, Setiap Orang Berbeda!

Sebelum membahas dampaknya, perlu dipahami bahwa kebutuhan protein setiap orang itu unik.

"Menurut standar Recommended Dietary Allowance (RDA), kebutuhan protein harian adalah 0,36 gram per pon atau setara 0,8 gram per kilogram berat badan," demikian keterangan Healthline yang dikutip pada Sabtu, 16 Agustus 2025.

Faktornya beragam, mulai dari berat badan, usia, tingkat aktivitas fisik, hingga kondisi kesehatan.

Orang normal: Kebutuhan harian yang disarankan adalah sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan.

Orang aktif & atlet: Disarankan mengonsumsi lebih tinggi, yaitu 1,2 hingga 2 gram per kilogram berat badan.

Ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit tertentu: Kebutuhan protein mereka juga lebih besar dari rata-rata.

Mitos atau Fakta: Bahaya Diet Tinggi Protein?

Selama ini, banyak yang khawatir bahwa diet tinggi protein bisa merusak ginjal, jantung, dan tulang. Tapi, bagaimana kata penelitian?

Protein dan Kesehatan Jantung:

Sebuah studi besar yang melibatkan lebih dari 12.000 orang dewasa tidak menemukan hubungan antara konsumsi protein hewani maupun nabati dengan risiko penyakit jantung.

Penelitian terbaru di tahun 2023 bahkan menegaskan bahwa asupan protein tinggi tidak berkaitan dengan risiko stroke atau kematian akibat penyakit jantung.

Protein dan Kesehatan Tulang:

Kekhawatiran bahwa protein merusak tulang juga terbukti tidak benar. Justru sebaliknya, riset terkini menunjukkan bahwa asupan protein yang lebih tinggi berhubungan dengan tulang yang lebih kuat dan risiko patah tulang pinggul yang lebih rendah.

Kesimpulan: Protein Berlebihan, Apakah Aman?

Pada dasarnya, mengonsumsi lebih banyak protein tidak berbahaya bagi kebanyakan orang sehat. Studi-studi ilmiah modern telah membantah kekhawatiran yang selama ini beredar.

Namun, bukan berarti Anda bisa sembarangan. Sebelum memulai diet tinggi protein, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau tenaga kesehatan profesional.

Mereka bisa membantu Anda merancang pola makan yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan unik tubuh Anda.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari protein tanpa perlu khawatir akan efek sampingnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.