Jateng

Memelihara Kearifan Lokal dan Budaya Indonesia: Sejarah, Asal Usul serta Makna Tari Seblang Bakungan Banyuwangi

Theo Adi Pratama | 20 April 2024, 09:00 WIB
Memelihara Kearifan Lokal dan Budaya Indonesia: Sejarah, Asal Usul serta Makna Tari Seblang Bakungan Banyuwangi

JATENG.AKURAT.CO, Tari Seblang Bakungan tetap menjadi salah satu tradisi adat yang sakral bagi masyarakat Banyuwangi.

Kendati terlihat mistis dan primitif bagi beberapa orang, nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya patut dijaga dan dilestarikan.

Setiap pelaksanaan tari Seblang Bakungan diawali dengan ziarah ke makam leluhur sebagai ungkapan rasa syukur dan penghormatan terhadap nenek moyang.

Ritual ini juga dianggap sebagai media untuk memohon berkah dan keberuntungan dari Sang Pencipta.

Baca Juga: Misteri Makam Tentara Jerman Nazi di Kaki Gunung Pangrango, Bogor: Sebuah Jejak Sejarah yang Tak Terlupakan

Asal Usul dan Sejarah

Tari Seblang Bakungan merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Osing di Banyuwangi, Jawa Timur.

Meskipun asal usulnya masih menjadi perdebatan, beberapa sumber menyebutkan bahwa tarian ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia, sementara yang lain menyatakan bahwa sudah ada sejak zaman pemerintahan Kerajaan Blambangan di Banyuwangi.

Tarian Seblang sendiri memiliki dua jenis, yakni Seblang Olehsari dan Seblang Bakungan, yang tujuannya tetap sama: sebagai sarana penghormatan kepada leluhur dan ungkapan syukur atas hasil panen.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Sejarah Daerah di Indonesia: Dari Bagelen Menjadi Purworejo yang Maju dan Makmur

Makna dan Simbolisme

Tarian Seblang Bakungan tidak hanya sekadar rangkaian gerakan, melainkan juga menyimpan makna yang dalam.

Melalui gerakan-gerakannya, tarian ini merepresentasikan hubungan antara manusia dan alam semesta, serta kepercayaan pada keajaiban alam dan pengaruh roh leluhur dalam kehidupan sehari-hari.

Makna dan simbolisme dalam tarian ini membawa warisan budaya pra-Hindu yang kaya dan unik.

Baca Juga: Jejak Sejarah di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon: Mengungkap Warisan Bersejarah dari Abad ke-16 hingga Pasca Kemerdekaan

Pentingnya Pelestarian

Meskipun nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam Tari Seblang Bakungan sangat penting, tradisi ini terancam oleh arus modernisasi.

Oleh karena itu, upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal menjadi sangat krusial.

Melalui pemberdayaan budaya dan kearifan lokal, diharapkan tradisi Seblang Bakungan dapat terus dilestarikan dan menjadi identitas budaya yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan pariwisata bagi masyarakat Banyuwangi.

Tari Seblang Bakungan bukan sekadar tarian, melainkan sebuah ekspresi budaya yang sarat dengan nilai-nilai tradisional yang patut dilestarikan demi keberlanjutan dan kekayaan budaya Bangsa Indonesia.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.