Misteri Hantu Banaspati: Kisah Gelap Dibalik Ilmu Hitam yang Sudah Lama Ada di Tanah Jawa

AKURAT.CO Misteri, Hantu Banaspati, entitas gaib yang bersarang di tanah Jawa, membawa kisah misteri yang menyelimuti sejarah ilmu hitam.
Dipercaya oleh sebagian masyarakat bahwa keberadaan Hantu Banaspati telah menghantui pulau Jawa sejak zaman kerajaan-kerajaan.
Dalam kisah misteri yang tersebar, Hantu Banaspati sering kali muncul dalam wujud bola api melayang, menjadi sarana ilmu hitam yang digunakan untuk mencelakai manusia.
Menurut video yang diunggah di kanal Youtube @bangbetzillustration, Banaspati juga bisa menampakkan diri sebagai sosok manusia yang diselimuti kobaran api.
Baca Juga: Misteri Jembatan Karangsemi Nganjuk: Penunggu Kuntilanak dan Kisah Tragis di Bawahnya
Tidak hanya itu, Banaspati kerap digambarkan berjalan dengan tubuh terbalik, sambil diselimuti kobaran api di seluruh permukaan tubuhnya.
Kengerian Banaspati mencapai puncak ketika hantu ini menyerang korbannya, menerkam dengan giginya yang mampu menyebabkan terbakarnya atau melalui jilatannya yang dapat melepuhkan kulit manusia.
Legenda zaman dahulu menyatakan bahwa jika seseorang bertemu dengan Banaspati, langkah bijak yang harus diambil adalah melepas pakaian dan langsung mencelupkan diri ke dalam perairan seperti sungai atau danau sebagai upaya melarikan diri dari bahaya Banaspati.
Banaspati sendiri memiliki beberapa varian wujud, yaitu Banaspati Geni (api), Banaspati Tanah Liat, dan Banaspati Banyu (air).
Baca Juga: Misteri Keangkeran dan Mitos dari Pencari Jodoh di Air Terjun Singokromo, Gunung Wilis
Banaspati Tanah Liat dikisahkan menyerang korbannya dengan menariknya ke dalam lumpur hidup hingga kehabisan nafas, sementara Banaspati Banyu akan menarik korbannya hingga tenggelam ke dalam sungai atau perairan dalam.
Dalam praktik ilmu hitam, dukun diyakini dapat memanggil Banaspati melalui ritual yang menggunakan telur ayam kampung yang dibakar.
Banaspati sering diandalkan sebagai alat untuk menyerang korbannya, karena dianggap sangat berbahaya dan dapat dipastikan akan merenggut nyawa.
Dalam legenda yang berkembang dari mulut ke mulut, Banaspati diyakini sebagai sosok raja jin yang telah hidup sejak zaman kenabian.
Baca Juga: Misteri Air Terjun Roro Kuning: Pesona Alam yang Memikat dan Kisah Mistis yang Memukau
Kehebatan Banaspati mencapai puncaknya ketika ia dapat dikalahkan oleh Nabi Khidir.
Namun, keturunan Banaspati yang dikenal sebagai Setan Kober melanjutkan misi untuk menghancurkan umat manusia.
Pada masa kerajaan di Jawa, Setan Kober menjalin kesepakatan dengan pemimpin Kerajaan Majapahit yang lemah untuk melawan Kerajaan Demak.
Wali Songo, yang mengetahui perjanjian tersebut, turut serta memerangi Kerajaan Majapahit yang bersekutu dengan Setan Kober.
Baca Juga: Misteri Pesona dan Mistisnya Air Terjun Sedudo: Keindahan Alam Nganjuk dan Kisah Pusaka
Akhirnya, Setan Kober dapat dikalahkan oleh Pangeran Demak, Sutowijoyo, dengan dukungan para Wali Songo.
Meski ditawari untuk mewarisi kekuasaan Setan Kober, Pangeran Sutawijaya menolaknya.
Keputusan ini didasarkan pada tekadnya untuk mengikuti ajaran para Wali Songo.
Hingga kini, misteri Hantu Banaspati masih tetap melekat dalam budaya masyarakat Jawa dan bahkan menjadi karakter antagonis dalam beberapa film layar lebar.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










