Terduga Pelaku Perampokan Sadis Karanggede Boyolali Ditangkap di Kudus, Tim Jatanras Polda Jateng Turun Tangan

JATENG.AKURAT.CO, Kasus pencurian dengan kekerasan yang berujung tragis di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, akhirnya menemukan titik terang.
Polres Boyolali, bekerja sama dengan tim Jatanras Polda Jawa Tengah, berhasil mengamankan terduga pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam sejak peristiwa dilaporkan.
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana, menyampaikan bahwa tindakan cepat jajarannya menjadi kunci keberhasilan penangkapan.
“Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, kami tim Polres Boyolali bersama Jatanras Polda Jateng berhasil mengungkap terduga pelaku dari peristiwa tersebut,” ujarnya saat ditemui usai pemakaman korban di rumah duka, Jumat (30/1).
Terduga pelaku berinisial A (30 tahun) ditangkap pada Jumat dini hari di wilayah Kabupaten Kudus.
Saat ini, pelaku sedang dalam perjalanan ke Boyolali untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus.
Polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa kendaraan milik korban yang sempat dibawa kabur.
Peristiwa tragis terjadi pada Kamis (29/1) sekitar pukul 15.45 WIB, ketika pelaku memasuki rumah pasangan Purwanto dan Daryanti.
Saat itu, Purwanto berada di Kalimantan Barat, sedangkan Daryanti dan anak bungsunya, AO (6 tahun), berada di rumah.
Kejadian berujung pada tewasnya AO yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi dalam kondisi mengenaskan, sedangkan Daryanti mengalami luka di bagian leher dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Terkait motif kejahatan serta kemungkinan adanya pelaku lain, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman.
“Untuk motif dan lain-lain, harap sabar, masih dalam proses pendalaman lebih lanjut,” pungkas AKBP Indra Maulana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?






