Penghuni Rusunawa Sawah Besar Diserang OTK Bersajam, Polisi Buru Pelaku, Korban Dibawa ke Rumah Sakit

JATENG.AKURAT.CO, Warga Rusunawa Tower 1 Kelurahan Sawah Besar, Gayamsari, Semarang menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal (OTK), Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 00.15 WIB.
Korban diketahui bernama Romo, 50. Ia dikeroyok di parkiran rusunawa tersebut.
Akibatnya, korban menderita luka parah dan dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang.
Informasi yang diperoleh, kejadian itu diketahui saat saksi Ari Mudianto, 44, sekuriti rusunawa setempat sedang patroli keliling rusunawa.
Saat itu, ia melihat sekitar lima orang mengendarai tiga sepeda motor dan membawa senjata tajam datang di pintu masuk rusunawa.
Khawatir terjadi sesuatu, rombongan tersebut dicegah warga yang sedang nongkrong di pos sekuriti.
Saat itu, salah satu pelaku turun lalu menuju pos sekuriti.
Pelaku tersebut mengaku hendak menemui korban Romo. Salah satu pelaku didampingi sekuriti lalu menuju tempat tinggal Romo.
Tak berselang lama, Romo dan anaknya turun rusunawa menuju pos sekuriti untuk bertemu kelima pelaku. Mereka pun terlibat berbincangan.
Entah apa yang dibicarakan, kemudian korban Romo disuruh kembali ke rusunawa. Namun tak diduga, pelaku mengejar sambil membawa senjata tajam.
Tanpa mampu menghindar, korban dibacok. Berikutnya, dua teman pelaku yang lain ikut mengeroyok Romo.
Korban Romo sempat merebut senjata tajam yang dibawa pelaku. Lalu korban Romo menyerang balik pelaku.
Ribut-ribut itu pun menyita perhatian warga yang berdatangan untuk melerai. Korban Romo dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Gayamsari. Hingga kemarin, kasus pengeroyokan ini masih dalam penyelidikan petugas. Polisi menyita barang bukti tiga senjata tajam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








