Jateng

Teori One Piece: Luffy Kelak Jadi Raja Ancient Kingdom, Membangkitkan Era Keemasan Kerajaan Kuno

Arixc Ardana | 1 September 2024, 07:05 WIB
Teori One Piece: Luffy Kelak Jadi Raja Ancient Kingdom, Membangkitkan Era Keemasan Kerajaan Kuno

AKURAT.CO JATENG - Teori One Piece: Luffy Kelak Jadi Raja Ancient Kingdom, Membangkitkan Era Keemasan Kerajaan Kuno. 

One Piece chapter 1125 diprediksi akan rilis pekan depan. Dalam ceritanya nanti, Luffy dan Kru Mugiwara sudah memasuki Pulau Elbaf.

Dalam One Piece chapter 1125 nanti, kemungkinan Eiichiro Oda akan membongkar sedikit sejarah atau flashback para raksasa ini.

Baca Juga: Spoiler One Piece Chapter 1125: Harga Bounty Sabo Terungkap Nilai Hampir Setara Luffy

Simak apa saja hal menarik dk spoiler One Piece chapter 1125 yang akan rilis nanti.

Teori One Piece: Luffy Kelak Raja Ancient Kingdom, Membangkitkan Era Keemasan Kerajaan Kuno 

Final Saga adalah bagian akhir One Piece dimana semua bajak laut terkuat akan berlomba mencari harta karun Gol D. Roger itu.

Yang ternyata benda itu ada di Pulau Laugh Tale, Sebuah tempat misterius yang hilang selama 800 tahun.

Dulu Laugh Tale adalah Kerajaan dengan julukan Ancient Kingdom, sebuah kerajaan paling maju secara peradaban dibanding kerajaan lain pada masa nya.

Baca Juga: Spoiler One Piece Chapter 1125: Mengejutkan Trafalgar Law Berhasil Selamat dan Bergabung dengan Pasukan Revolusioner

Joy Boy diduga kuat adalah salah satu raja yang pernah memimpin Ancient Kingdom.

One Piece kemungkinan adalah salah satu syarat untuk seseorang bisa menjadi penguasa Ancient Kingdom.

Jadi bisa diartikan pula kalau Luffy berhasil menemukan One Piece. Dia juga akan menjadi Raja di Ancient Kingdom.

Disclaimer: info diatas adalah teori fans dan bersifat hanya hiburan semata.

Untuk cerita asli versi Eiichiro Oda, kami sarankan kamu tetap mengikuti serial One Piece di berbagai platform resmi. 

Simak terus teori dan spoiler menarik lainnya tentang dunia One Piece hanya di Akurat Jateng.

*** 







Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.