Jateng

5 Flashback Masa Lalu Paling Menyedihkan di Cerita One Piece, Salah Satunya Kisah Senor Pink dan Istrinya

Theo Adi Pratama | 22 Januari 2024, 17:39 WIB
5 Flashback Masa Lalu Paling Menyedihkan di Cerita One Piece, Salah Satunya Kisah Senor Pink dan Istrinya

AKURAT.CO, 5 Flashback masa lalu paling menyedihkan di cerita One Piece, salah satunya kisah Senor Pink dan istrinya. 

Dalam cerita One Piece, Eiichiro Oda tak hanya menyajikan sebuah petualangan seru dan aksi pertarungan dahsyat dari para karakternya. 

Eiichiro Oda juga jago menyisipkan cerita yang menyedihkan dan menyentuh hati para penggemar One Piece.

Baca Juga: Muncul di Debat Cawapres Pakai Pin Logo One Piece, Ini Perbedaan Gibran Rakabuming dengan Luffy Sang Kapten Bajak Laut Topi Jerami

Bahkan tak sedikit para fans One Piece yang berurai air mata saat menonton atau membaca kisah masa lalu karakter yang disajikan begitu memikat. 

Nah, siapa saja 5 karakter di cerita One Piece yang memiliki flashback masa lalu yang menyedihkan? Simak ulasan berikut ini. 

  1. Nico Robin 

Nico Robin lahir dan menghabiskan masa kecil di Ohara, sebuah pulau dimana ada sebuah perpustakaan yang menyimpan semua sejarah dunia. 

Pemerintah Dunia yang takut jika para sarjana yang bisa membaca Poneglyph akan membangkitkan sejarah abad kekosongan kemudian menghabisi mereka dengan Buster Call. 

Baca Juga: Gibran Hadiri Debat Cawapres Pakai Pin Logo One Piece, Padahal Luffy Adalah Orang yang Menentang Pemerintahan

Tragedi itu membakar semua isi perpustakaan dan melenyapkan penduduk Ohara. Kejadian itu hanya menyisakan seorang anak kecil bernama Nico Robin. 

Robin kemudian diselamatkan oleh seorang mantan Angkatan Laut yang menjadi satu-satunya teman. Orang itu bernama Jaguar D. Saul.

Robin yang kini seorang diri harus kabur dari Ohara dan menjadi buronan Pemerintah Dunia. Di usia 10 tahun Robin sudah memiliki harga buronan 80 juta Berry (mata uang dunia One Piece). 

  1. Kozuki Oden

Kisah masa lalu Kozuki Oden sangat tragis sekaligus mengagumkan. Diceritakan kalau Kozuki Oden adalah pewaris tunggal tahta Shogun negeri Wano. 

Dalam alur arc Wano di serial One Piece. Oden memiliki ambisi untuk bisa berpetualang ke lautan luas dan membuka Wano yang selama ini terisolasi dari dunia luar.

Dalam perjalanannya, Oden memiliki 9 pengawal yang setia bersamanya. Setelah berpetualang dengan Gol D. Roger. Oden kembali ke Wano. Saat itu negerinya sudah dikuasai oleh Orochi yang bersekutu dengan Kaido.

Terjadi kudeta yang mengakibatkan Oden difitnah oleh Orochi dan akan dieksekusi di hadapan rakyatnya sendiri. 

Oden berakhir tragis karena harus mati direbus setelah menyelamatkan 9 pengawalnya yang akan dieksekusi oleh Kaido.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Tampil Unik dengan Mengenakan Pin One Piece Saat Hadir di Kediaman Prabowo Subianto

  1. Senor Pink 

Kisah Senor Pink termasuk cerita flashback yang paling menyedihkan di serial One Piece. Senor Pink adalah anggota keluarga Bajak Laut Donquixote yang dipimpin Doflamingo. 

Dulunya ia berpenampilan sebagai pria tampan dengan gaya pakaian perlente. Senor Pink juga sangat dikagumi banyak wanita karena wajahnya yang maskulin. 

Namun setelah ia menikah dengan seorang wanita bernama Luccian. Ia berpura-pura menjadi pria baik yang bekerja di bank.

Suatu hari kebohongannya terbongkar saat anak mereka yang masih bayi meninggal. Luccian yang marah kepada kemudian lari ke hutan dan tertimpa musibah.

Setelah itu Luccian menjadi hilang ingatan. Untuk menebus dosanya Senor Pink akhirnya rela mengenakan pakaian bayi agar membuat istrinya bisa tersenyum karena bisa teringat akan anak mereka.

Baca Juga: Penampilan Unik Gibran Dalam Debat Keempat Pilpres 2024: Mengenakan Pin One Piece dan Jaket Bercorak Klan Uzumaki

  1. Bartholomew Kuma 

Yang baru-baru ini diungkap Eiichiro Oda adalah kisah masa lalu Bartholomew Kuma. Kisah ini membuktikan kalau Kuma ternyata bukanlah orang jahat, justru ia adalah sosok yang paling baik dengan tulus menolong banyak orang. 

Di flashback masa lalu Kuma, kita akhirnya tahu kalau dia adalah ayah angkat Bonney. Kuma yang sedari kecil sudah dijadikan budak oleh Tenryubito akhrinya bisa merdeka berkat kekuatan buah iblis Nikyu Nikyu. 

Namun ia harus rela kehilangan orang-orang yang ia cintai, seperti kedua orang tuanya dan Ginny. Setelah itu Kuma harus merawat Bonney setelah Ginny meninggal.

Yang paling mengharukan adalah Kuma rela untuk dirinya dijadikan sebuah Cyborg Pacifista oleh Dr Vegapunk asalkan Bonney bisa sembuh dari penyakitnya. 

  1. Trafalgar Law dan Corazon 

Kisah masa lalu Trafalgar Law dan Corazon sangat unik dan menyentuh. Mereka ini bukanlah saudara atau keluarga. Law yang lolos dari insiden kota Flevance kemudian bergabung dengan Keluarga Bajak Laut Donquixote.

Keluarga itu dipimpin oleh Doflamingo dan turut juga didalamnya ada sang adik, Rosinante alias Corazon. Keluarga ini bertindak seperti bajak laut dan juga kelompok mafia. 

Saat itu Law terkena penyakit langka bernama Amber Lead. Corazon awalnya tak peduli, namun semua berubah saat Ia tahu kalau Law ini punya nama tengah D. yang artinya dia adalah keturunan klan D yang akan mengalahkan kaum naga langit atau Tenryubito. 

Corazon kemudian membawa Law untuk disembuhkan penyakitnya. Namun hasilnya penyakit Law sangat sulit disembuhkan. Hanya ada satu cara yakni memakan buah iblis Ope Ope no Mi.

Baca Juga: Review One Piece Chapter 1104: Eiichiro Oda Perlihatkan Momen Mengharukan Reuni Bonney dan Kuma

Corazon akhirnya meregang nyawa karena menyelamatkan Law yang saat itu diburu oleh Doflamingo. Di akhir kisah itu kita tahu ternyata Corazon selama ini adalah Anggota Angkatan Laut di bawah asuhan Sengoku. 

Ia menyamar untuk memata-matai kakaknya sendiri, Doflamingo yang berusaha mengacaukan dunia. 

Itulah 5 Flashback masa lalu paling menyedihkan di cerita One Piece, salah satunya kisah Senor Pink dan istrinya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.