Jateng

Hanung Bramantyo Kembali ke Dunia Horor dengan Film Trinil: Kembalikan Tubuhku, Berikut 7 Fakta Menarik Lainnya!

Theo Adi Pratama | 4 Januari 2024, 09:42 WIB
Hanung Bramantyo Kembali ke Dunia Horor dengan Film Trinil: Kembalikan Tubuhku, Berikut 7 Fakta Menarik Lainnya!

AKURAT.CO, Hanung Bramantyo, salah satu sineas paling produktif di industri film Indonesia sejak debut penyutradaraannya pada tahun 2000, akan membuat gebrakan baru dengan kembalinya ke genre horor.

Setelah beberapa lama fokus di genre drama, Hanung akhirnya memutuskan untuk menyajikan ketegangan melalui film horor terbarunya, "Trinil: Balekno Gembungku."

Film ini sangat dinantikan oleh para penggemar setianya.

Berikut adalah beberapa fakta menarik dari film horor terbaru karya Hanung Bramantyo:

Baca Juga: Menantikan Kisah Seram: 6 Film Horor Indonesia yang Akan Tayang dan Siap Menemani di Bulan Januari 2024

Inspirasi dari Drama Radio Trinil 1985

Ide cerita Trinil: Balekno Gembungku terinspirasi dari drama radio berjudul "Trinil" yang populer pada tahun 1985.

Salah satu karakter ikonik dalam drama tersebut adalah Mbok Suminten, yang dikenal dengan kalimatnya yang khas, "Trinil, baleknoku gembung."

Meskipun film ini terinspirasi dari drama radio tersebut, karakter Mbok Suminten tidak akan muncul dalam versi filmnya.

Kembalinya Hanung Bramantyo ke Genre Horor setelah 17 Tahun

Hanung Bramantyo, yang biasanya dikenal sebagai sutradara drama, kembali ke genre horor setelah 17 tahun.

Film sebelumnya yang masih dikenang adalah "Lentera Merah" (2006) dan "Legenda Sundel Bolong" (2007).

"Trinil: Balekno Gembungku" menjadi comeback Hanung dalam menyajikan kisah horor, mengambil setting pada tahun 1970-an.

Baca Juga: Kisah Nyata Dibalik Film 13 Bom di Jakarta, Cek 6 Fakta Menarik Terkait 13 Bom di Jakarta yang Bikin Merinding

Naskah Sudah Dikerjakan Sejak 2022

Proses produksi film Trinil dimulai pada tahun 2022, ketika Hanung membagikan ide dan konsep kasar drama radio Trinil kepada penulis naskah Haqi Ahmad.

Meskipun Haqi sedang sibuk menyelesaikan naskah lainnya, dia tertarik dengan konsep yang ditawarkan Hanung dan berhasil menyelesaikan draf kelima naskah Trinil pada pertengahan tahun.

Kolaborasi dengan Sineas dan Aktor Malaysia

Film ini diproduksi oleh Dapur Film, PH Hanung, bekerja sama dengan Seven Skies Motion, PH dari Malaysia.

Artis Malaysia, Fattah Amin, juga turut berperan dalam film ini sebagai karakter bernama Yusof, teman dari pemain utama.

Hal ini menunjukkan kerjasama sinergis antara Indonesia dan Malaysia dalam proyek ini.

Baca Juga: Kisah Nyata Dibalik Film Siksa Neraka, Gambaran bagi Orang-Orang Durhaka Pendosa Bikin Merinding Hingga Tobat Tak Melakukan Lagi

Debut Carmela van der Kruk di Film Horor

Artis muda Carmela van der Kruk mendapatkan tawaran sebagai pemeran utama dalam film ini, menjadi debutnya dalam film horor.

Sebelumnya, Carmela debut sebagai figuran di film "The Perfect Husband."

Dalam "Trinil," ia akan memerankan karakter Rara, yang mengalami kekerasan dari hantu setelah menempati tanah pertanian warisan ayahnya.

Wulan Guritno dan Shalom Memerankan Karakter yang Sama

Film ini juga menjadi pertemuan pertama antara Wulan Guritno dan putrinya, Shalom Razade, di layar lebar.

Meskipun keduanya tidak akan berada dalam satu adegan, mereka memerankan karakter yang sama, yaitu Ayu.

Shalom Razade akan menjadi versi muda Ayu, sedangkan Wulan Guritno akan memerankan sosok dewasanya.

Karakter Ayu akan dijabarkan secara detail mulai dari masa mudanya hingga kematiannya.

Baca Juga: Event Internasional: Deretan Konser dan Festival Musik Internasional di Indonesia Hingga Paruh Pertama 2024

Tayang di Tiga Negara

"Trinil: Balekno Gembungku" akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 4 Januari 2024.

Selain itu, film ini juga akan diputar di tiga negara tetangga, yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Ini menunjukkan bahwa karya Hanung Bramantyo memiliki daya tarik lintas batas yang luas.

Dengan semua fakta menarik ini, film "Trinil: Balekno Gembungku" diprediksi akan menjadi sorotan pecinta film Indonesia, terutama para penggemar genre horor yang sudah lama menantikan karya baru dari Hanung Bramantyo.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.