One Piece: Alasan Marco 2 Kali Menolak Ajakan Shanks untuk Gabung Menjadi Krunya

AKURAT.CO, Simak ulasan menarik dari serial One Piece tentang alasan Marco 2 kali menolak ajakan Shanks untuk bergabung menjadi kru di kapalnya.
Marco adalah karakter di cerita One Piece yang perannya cukup penting di arc Wano kemarin. Dia sempat datang di tengah pertarungan antara aliansi Bajak Laut Topi Jerami melawan Bajak Laut Beast Kaido di Onigashima.
Siapakah Marco?
Dalam cerita One Piece, sosok Marco adalah mantan komandan divisi satu Bajak Laut Shirohige. Dia termasuk senior dalam krunya Shirohige, bahkan dia sudah bergabung sejak era kejayaan Gold Roger. Ini terlihat saat flashback Kozuki Oden, Marco sudah ikut bertarung saat bentrok Bajak Laut Roger vs Bajak Laut Shirohige.
Baca Juga: Aksi Panggung Ndarboy Genk dan Arlida Putri Tunggu Anda di 'Koplo Nation' Semarang
Penampilan Marco juga sangat unik, ia digambarkan sebagai pria kurus dengan potongan rambut mirip nanas. Bahkan Luffy cuma mengenali dia sebagai 'Pria Nanas'.
Kekuatan Marco adalah buah iblis Tori Tori no Mi tipe Phoenix. Ini adalah jenis Mythical Zoan yang sangat langka. Intinya dia merubah fisiknya menjadi wujud burung Phoenix. Ia juga menguasai tiga jenis Haki tingkat tinggi.
Baca Juga: Persipa Pati di Ambang Turun Kasta ke LIga 3: Play-Off Liga 2 Menjadi Penentu Nasib
Kekuatannya ini juga bisa mengimbangi dua Admiral Angkatan Laut. Terlihat Marco berduel dengan Aokiji dan menahan imbang serangan Kizaru.
Yang tak banyak fans One Piece tahu, ternyata Marco ini juga berposisi sebagai dokter di kapal Bajak Laut Shirohige. Buah kesukaannya adalah nanas.
Marco Pernah Direkrut Shanks untuk Bergabung Menjadi Krunya
Pertemuan Marco dan Shanks pertama kali saat terjadi pertarungan antara kelompok Roger dengan Shirohige, saat itu Marco sudah remaja dan Shanks masih bocah. Marco lebih tua 6 tahun diatas Shanks.
Baca Juga: Revolusi Digital PSIS Semarang: Yoyok Sukawi Pimpin Inovasi Aplikasi Pemesanan Tiket Baru
Pertemuan kedua, saat Shanks mendatangi kapal Shirohige, saat itu Shanks datang dengan membawa sebotol besar Sake untuk minum bersama Shirohige.
Shanks yang melihat Marco kemudian menawarinya untuk bergabung ke dalam krunya, namun Marco menolak mentah-mentah ajakan itu. Ini karena Marco masih setia menjadi anak buah Shirohige alias Edward Newgate.
Baca Juga: Drama Kejiwaan Kasus Perusakan Mobil KPU Semarang: Fakta atau Pura-Pura Gila?
Pertemuan ketiga terjadi saat berakhirnya arc Wano. Setelah Luffy mengalahkan Kaido, Marco yang berada di Wano juga bergegas pergi. Tak disangka dia bertemu dengan kapal Shanks saat perjalanan pulang.
Shanks dengan senang hati memberi tumpangan Marco untuk diantar ke pulau berikutnya. Setelah sampai terjadi sedikit perbincangan.
Shanks menawarinya lagi untuk bergabung menjadi krunya. Namun kali ini Marco memberikan alasan yang berbeda.
Ia merasa sudah capek untuk ikut lagi menjadi kru di sebuah kapal bajak laut. Marco bilang, dia tak mau lagi mengasuh bajak laut yang hebat seperti Shanks atau Shirohige.
Dengan begitu, bisa disimpulkan kalau Marco ingin pensiun menjadi bajak laut, dan menjadi orang biasa saja menikmati kehidupan.
Baca Juga: Truk Bermuatan Ban Kecelakaan di Rembang, Pintu Pagar Kantor Bupati Hancur
Lalu Dimanakah Marco Sekarang?
Diketahui kalau saat ini Marco tinggal di sebuah desa bernama Sphinx, desa ini ternyata adalah kampung halaman sang mantan kapten, Shirohige.
Disana Marco mengelola peternakan kecil dan menjadi dokter untuk warga desa. Ia juga sudah bersumpah untuk menjaga desa itu dari bajak laut atau Pemerintah Dunia.
Baca Juga: Panser Biru Bersatu Melawan Sanksi PSSI: Petisi Change.org untuk PSIS Semarang Menggema
Kemungkinan besar bajak laut Shirohige meninggalkan sebuah harta karun rahasia yang disembunyikan di desa Sphinx.
Jadi itulah ulasan tentang alasan Marco 2 kali menolak ajakan Shanks untuk bergabung menjadi kru di kapalnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini






