Prediksi UMK Batang 2027 Cuma Naik ke Rp2,9 Juta? KITB Makin Gede, Gaji Buruh Gitu-gitu Aja

JATENG.AKURAT.CO, UMK Batang 2027 diprediksi cuma naik ke kisaran Rp2,88–2,97 juta, sementara KIT Batang sudah menelan investasi Rp23 triliun dan menyerap 18.390 pekerja; angka di atas kertas naik, tapi kesejahteraan buruh masih jauh dari aman.
Batang sedang naik kelas. Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang sudah punya 93 tenant, investasi Rp23 triliun, dan lahan tersewa 442,2 hektare.
Hingga April 2026, kawasan ini menyerap 18.390 tenaga kerja. Pabrik-pabrik baru berdiri. Data center AI ikut masuk. Bupati Faiz Kurniawan bahkan mewajibkan 70 persen rekrutmen diisi warga lokal.
Tapi ada satu angka yang bergerak pelan: UMK.
Tahun 2026, UMK Batang ditetapkan Rp2.708.520, naik 6,87 persen dari tahun sebelumnya. Angka itu tertinggi di eks Karesidenan Pekalongan. Tapi tetap saja, buat pekerja di lapangan, Rp2,7 juta bukan uang yang bisa bikin tenang.
Baca Juga: Prediksi UMK Solo 2027 Cuma Naik ke Rp2,8 Juta? KHL-nya Rp3,6 Juta, Bro
Hitungan 2027: Naik, Tapi Tidak Melesat
Pemerintah masih pakai formula PP 49/2025 untuk UMK 2027. Isinya: inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu dengan rentang 0,5 sampai 0,9.
Inflasi Jawa Tengah per April 2026 sekitar 2,11 persen. Pertumbuhan ekonomi Batang jauh lebih tinggi: 8,38 persen pada triwulan II 2026.
Kalau angka-angka itu dimasukkan ke formula, UMK Batang 2027 berada di kisaran:
Indeks 0,5: sekitar Rp2,879 juta
Indeks 0,9: sekitar Rp2,970 juta
Buruh lewat KSPI mengusulkan kenaikan 7,5 sampai 9,5 persen. Dengan usulan itu, UMK Batang 2027 jadi:
7,5 persen: Rp2,912 juta
9,5 persen: Rp2,965 juta
Dua-duanya bertemu di satu titik: Rp2,88 juta sampai Rp2,97 juta. Naik sekitar Rp170 ribu sampai Rp260 ribu dari UMK 2026. Cukup buat nambah satu-dua galon air, tapi belum cukup buat mengubah hidup.
Baca Juga: Prediksi UMK Demak 2027: Rp3,41 Juta, Masih Kalah Rp633 Ribu dari Semarang
Di Lapangan, Gaji Kadang Lebih Rendah dari UMK
Darul, 22 tahun, lulus SMA dan langsung merasa stuck. Teman-temannya kuliah. Dia tidak. “Pilihannya waktu itu cuma dua, aku kerja di Jepang atau selamanya aku jadi beban,” katanya, dikutip Mojok, Senin (7/9/2026).
Bukan karena dia tidak mau kerja di Batang. Kerja di sana susah. Kalau pun dapat, upahnya kecil. Keluarga Darul sampai harus utang sana-sini buat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Riko, 23 tahun, pernah coba jalur lain. Dia buka usaha roti di dekat kawasan industri. Setahun bertahan, tapi untuk sekadar dapat penghasilan setara UMK Batang saja berat.
“Aku kerja di Jakarta udah 2 tahun ini dan memang secara pendapatan jauh lebih besar lah sama upah standar di Batang,” ujarnya.
Dua cerita itu bukan anomali. Mojok mencatat sejumlah anak muda Batang mengaku gaji yang mereka terima sering jauh dari angka minimum yang tercatat di BPS.
Jadi, bahkan sebelum UMK 2027 dibahas, masalahnya bukan cuma angka. Masalahnya adalah jarak antara angka di kertas dan uang yang masuk ke rekening.
Bupati Punya PR: 70 Persen Pekerja Lokal, Tapi Upahnya?
Bupati Faiz bilang rekrutmen 70 persen warga lokal bukan paksaan. “Rekrutmen tenaga kerja baik, kita berikan syarat rekrutmen tenaga kerja 70 persen. Itu tidak paksaan,” katanya di Forum Investasi Jawa Tengah, Jumat (23/10/2026).
Dia juga mendorong anak-anak Batang dilatih sesuai kebutuhan industri. “Anak-anak Batang ditraining, biaya latihan kita bayar,” ujarnya.
Tapi ada tension yang tidak bisa diabaikan. Di satu sisi, Batang butuh investasi masuk. Investor butuh biaya produksi kompetitif. Bupati sendiri menyoroti biaya produksi di Batang yang dinilai masih kurang efektif dibanding Vietnam.
Di sisi lain, pekerja butuh upah yang layak. Kalau UMK naik terlalu tinggi, investor bisa berpikir dua kali. Kalau naik terlalu pelan, pekerja tetap lari ke Jakarta atau Jepang.
KITB sendiri sudah didominasi industri padat teknologi: 53 persen padat teknologi, 47 persen padat karya. Sektor padat karya inilah yang paling sensitif terhadap upah.
Mereka butuh banyak orang, tapi margin-nya tipis. Jadi kenaikan UMK akan selalu dihitung dengan hati-hati.
Jadi, Mampukah UMK Batang Mengejar Kesejahteraan?
Tahun 2027, UMK Batang hampir pasti naik. Tapi kenaikannya tidak akan dramatis. Angkanya kemungkinan besar mentok di bawah Rp3 juta. Sementara biaya hidup, harga kos, dan kebutuhan anak muda terus naik.
Batang sudah punya pabrik. Sudah punya data center. Sudah punya narasi “Shenzhen-nya Indonesia”. Tapi kalau upah di kawasan industri tidak cukup buat menahan anak mudanya tinggal, narasi itu cuma jadi banner di gerbang kawasan.
UMK bukan satu-satunya solusi. Upah sektoral, jaminan sosial, dan pengawasan agar perusahaan tidak membayar di bawah minimum sama pentingnya.
Tapi setidaknya, angka UMK 2027 harus jujur: kalau memang naik, naikkan sampai pekerja merasa dihargai. Bukan cuma naik di atas kertas, sementara di lapangan gaji tetap terasa seperti bertahan, bukan hidup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 2Kota Semarang Berduka, Atlet Silat Ayudiah Rivana Tridiandinita Berpulang usai Ikuti Kejuaraan Porprov Jateng 2026
- 3Kronologi Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal Usai Operasi Cedera, Penyebab Masih Ditelusuri
- 4GEMPA LAMPUNG HARI INI! Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Tanggamus Lampung, Getaran Dirasakan hingga Kotaagung dan Pringsewu
- 5Gempa GunungKidul 2 Menit Lalu, Gempa 5,2 M Guncang Gunung Kidul Malam Ini, Guncangan Terasa hingga Yogya, Bantul Sleman Pacitan Kediri
- 6Atlet Pencak Silat Kota Semarang Ayudiah Rivana Meninggal Dunia Usai Operasi Cedera, Penyebab Masih Ditelusuri
- 7GRATIS! Live Streaming Persib vs Melbourne Victory ACL Two Malam Ini, Tayang di RCTI dan Vision+
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Raih Peringkat Kedua Porprov Jateng 2026, Muaythai Semarang Bangga dengan Perjuangan Atlet
- 10Catatan Prestasi Ayudiah Rivana, Atlet Pencak Silat Semarang yang Meninggal Usai Cedera di Porprov Jateng 2026




