Jateng

Hadapi Lonjakan Konsumsi BBM LPG Selama Ramadhan- Idul Fitri di Jateng dan DIY, Ini Langkah Upaya Pertamina

Arixc Ardana | 19 Maret 2024, 23:30 WIB
Hadapi Lonjakan Konsumsi BBM LPG Selama Ramadhan- Idul Fitri di Jateng dan DIY, Ini Langkah Upaya Pertamina

AKURAT.CO, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1445 Hijriyah atau tahun 2024 Masehi yang akan beroperasi mulai 25 Maret hingga 21 April 2024.

Satgas tersebut dibentuk, dalam rangka menjamin ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan Avtur di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1445 Hijriyah.

Selama periode Satgas RAFI 2024, diperkirakan terjadi peningkatan konsumsi BBM di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DIY.

Baca Juga: Diproyeksi Terjadi Kenaikan BBM - LPG Selama Ramadhan, Pertamina Pastikan Ketersediaan Stok di Jateng - DIY Tercukupi

"Konsumsi BBM jenis Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) diperkirakan meningkat sebesar 23 persen dari rata-rata harian normal Januari - Februari 2024, yaitu dari 12.824 Kilo Liter (KL) menjadi 15.788 KL," kata Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Aji Anom Purwasakti di Semarang, Selasa 19 Maret 2024.

Ditambahkan, jika tren konsumsi gasolin 2024 pada periode Satgas Rafi terdapat kenaikan sebanyak 3 persen bila dibandingkan dengan realisasi gasolin tahun 2023 pada periode yang sama.

 

Disisi lain, pihaknya memprediksi jika konsumsi BBM jenis Gasoil (Biosolar dan Dex Series) mengalami penurunan sebesar 8,4 persen dari rata-rata normalnya, yakni dari 6.599 KL menjadi 6.044 KL.

Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya aktivitas industri selama periode Idul Fitri.

Adapun untuk LPG (PSO & Non-PSO), Pertamina telah menyiapkan penambahan stok hingga 4,5 persen dari rata-rata konsumsi harian, setara dengan 4.905 Metrik Ton (MT) dari rata-rata normalnya sebesar 4.694 MT, periode Januari – Februari 2024.

Di sisi lain, untuk Avtur (bahan bakar pesawat), terjadi peningkatan konsumsi sebesar 8 persen dari rata-rata harian normal.

Pertamina Patra Niaga juga telah meningkatkan jumlah armada mobil tangki dari 471 menjadi 513 unit.

Selain itu, dari total 935 agen dan 79.599 pangkalan LPG subsidi dan non-subsidi di Jawa Tengah dan DIY, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan 935 Agen Siaga PSO dan Non-PSO serta 8.895 Pangkalan Siaga PSO dan Non-PSO yang akan beroperasi selama liburan di Provinsi Jawa Tengah.

Bahkan, di beberapa wilayah dengan permintaan tinggi, beberapa Agen LPG akan beroperasi selama 24 jam.

Selama bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri ini, Pertamina juga menyediakan layanan Serambi MyPertamina.

Serambi MyPertamina adalah layanan yang bertujuan untuk mendukung kelancaran perjalanan konsumen selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Beberapa layanan yang tersedia di Serambi MyPertamina antara lain layanan kesehatan, ruang perawatan ibu dan bayi/balita, pemeriksaan kesehatan, dan lainnya.

"Serambi MyPertamina dapat ditemui di Rest Area Km 379 A yang berada di belakang Masjid Sabiilul Istiqomah dan di Rest Area 260 B yang berada di area parkir,” ujar Aji Anom.

Tidak hanya itu, konsumen juga dapat memesan BBM nonsubsidi dan Bright Gas melalui layanan Pertamina Delivery Service 135.

“Melalui Pertamina Delivery Service, konsumen dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 dan kami akan mengirimkan tabung Bright Gas dari agen LPG terdekat kami,” ungkap Aji Anom.

Sebagai antisipasi terhadap padatnya arus mudik lebaran yang dapat menyebabkan kemacetan, Pertamina juga telah menyiapkan SPBU Kantong berupa mobil tangki yang disiagakan sebagai cadangan suplai BBM di titik-titik rawan kemacetan.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 6 April 2024 dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 62 persen atau sebanyak 20.800 KL

Sementara pada tanggal 9 April 2024, dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 57 persen atau mencapai 20.200 KL.

Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 14 April dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 61 persen atau sebanyak 20.600 KL.

Beberapa SPBU yang berada di lokasi strategis akan beroperasi selama 24 jam.

Dibandingkan dengan periode Satgas RAFI tahun 2023, terjadi peningkatan konsumsi gasolin pada puncak arus mudik sebesar 66 persen pada H-2 lebaran, sementara untuk arus balik terdapat peningkatan sebesar 46 persen pada H+3 lebaran.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang hendak mudik dan berwisata agar mengisi tangki penuh di SPBU sebelum berangkat. Untuk mempermudah menemukan SPBU terdekat saat perjalanan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi MyPertamina atau menghubungi layanan kontak Pertamina Call Center 135,” pungkas Aji Anom.

***

 
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.