191 Perwira Pelayaran Niaga PBA Semarang Dikukuhkan, Disiapkan Hadapi Era Green dan Smart Maritime

JATENG.AKURAT.CO, SEMARANG, Sebanyak 191 perwira pelayaran niaga Politeknik Bumi Akpelni (PBA) Semarang resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung di Auditorium UTC Semarang, Jumat (25/9/2026).
Para lulusan tersebut dipersiapkan untuk memasuki industri maritim, baik di tingkat nasional maupun internasional, dengan tuntutan kompetensi yang semakin spesifik.
Pengukuhan mengangkat tema “Menguatkan Partisipasi Semesta untuk Menghasilkan Generasi Maritim Unggul, Berdampak dan Berdaya Saing Global Menuju Era Green and Smart Maritime Industry.”
Direktur PBA Semarang, Dr Capt Cahya Fajar Budi Hartanto, M.Mar., M.Si., mengatakan tema tersebut menggambarkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membangun sumber daya manusia kemaritiman.
Menurutnya, pendidikan tinggi bidang maritim tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan kampus, industri, pemerintah hingga media untuk menciptakan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.
“Diperlukan sinergi kuat antara kampus, industri, pemerintah, dan media untuk mencetak lulusan berkualitas,” kata Cahya.
Ia menjelaskan, lulusan yang dihasilkan PBA diharapkan tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga mampu memberikan dampak lebih luas.
Dampak tersebut antara lain meningkatkan perekonomian keluarga, memberikan manfaat bagi masyarakat, hingga menghasilkan devisa bagi negara ketika bekerja di kapal-kapal internasional.
Sementara kemampuan berdaya saing global berarti lulusan mampu memasuki pasar kerja internasional yang memiliki tingkat persaingan tinggi.
Hadapi Transformasi Industri Maritim
Cahya menuturkan, industri pelayaran saat ini mengalami perubahan seiring berkembangnya konsep Green Port, Green Shipping, Smart Port hingga otomatisasi sistem kapal.
Perubahan tersebut juga diikuti dengan regulasi baru terkait emisi gas buang kapal, penggunaan bahan bakar gas serta pengembangan teknologi autonomous ship.
Karena itu, lembaga pendidikan vokasi dituntut terus menyesuaikan kurikulum dan fasilitas praktik dengan perkembangan industri.
PBA menjalankan kurikulum Kementerian Perhubungan yang mengacu pada standar International Maritime Organization (IMO). Di sisi lain, kampus terus mengembangkan fasilitas praktik agar semakin mendekati kondisi yang ditemui taruna ketika masuk ke dunia kerja.
Dengan karakter pendidikan vokasi yang mengalokasikan sekitar 60-70 persen pembelajaran untuk praktik, taruna juga mendapatkan sejumlah sertifikasi tambahan di luar sertifikasi wajib.
Salah satunya sertifikasi wiring diagram bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal untuk memperkuat kompetensi di bidang kelistrikan.
PBA juga memberikan program intensif Akpelni English Conversation Course guna meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris para taruna.
Sertifikat Dasar Saja Tak Lagi Cukup
Menurut Cahya, perkembangan industri pelayaran membuat kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja semakin spesifik.
Pelaut tidak lagi cukup hanya mengandalkan sertifikat dasar. Kompetensi tambahan diperlukan sesuai jenis kapal dan karakteristik muatan yang ditangani.
Kapal pengangkut gas atau gas carrier, misalnya, membutuhkan perwira dengan kompetensi khusus kapal gas. Begitu pula kapal yang membawa muatan berbahaya memerlukan sertifikasi tertentu.
Sementara awak kapal penumpang diwajibkan memiliki kompetensi seperti Crisis and Crowd Management.
“Navigasi secara umum sama, tapi ketika bicara penanganan muatan, itu sudah sangat spesifik,” tegasnya.
Peluang Pelaut Indonesia di Pasar Global
Di tengah transformasi tersebut, peluang kerja bagi pelaut Indonesia di luar negeri dinilai masih terbuka.
Cahya menyebut sejumlah negara seperti Belanda dan Jepang mulai menghadapi perubahan minat masyarakat untuk bekerja sebagai pelaut. Salah satu faktornya adalah pendapatan pekerjaan di darat yang semakin kompetitif dibandingkan pekerjaan di laut.
Kondisi itu membuka peluang bagi pelaut dari negara-negara Asia, termasuk Indonesia, Filipina, China dan Vietnam, untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja maritim internasional.
Untuk memperkuat penyerapan lulusan, PBA juga telah membentuk Unit Pengembangan Kerjasama dan Pusat Karir sejak sekitar tiga tahun terakhir.
Unit tersebut berperan menjembatani lulusan dengan kebutuhan industri sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara kampus dan perusahaan.
“Kepercayaan masyarakat selalu meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Cahya.
Didukung Berbagai Mitra
Pelaksanaan kegiatan wisuda dan pengukuhan perwira pelayaran niaga PBA Semarang juga mendapat dukungan dari berbagai mitra.
Dukungan tersebut datang dari Bank Mandiri Cabang Kariadi, CV Gotro Mulyo, BNI Cabang Mayjend. Sutoyo, Seni Ukir Budaya Malaysia, DPC Corp Alumni Akpelni Semarang, PT GAP Logistic, Abadi Mitra Catering, Janitra Catering, dan Amy Faza Catering.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari semangat kolaborasi yang diusung dalam pengukuhan 191 perwira PBA Semarang.
Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan, dunia usaha, alumni dan mitra industri dalam menyiapkan sumber daya manusia kemaritiman yang mampu menghadapi perubahan industri pelayaran nasional maupun global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1UPDATE Skor LIVE SCORE! Indonesia vs Singapura, Cek Hasil Babak Pertama Kedua Full Time di FIFA ASEAN Cup 2026, Malam Ini!
- 2Prediksi SKOR Vietnam vs Filipina FIFA ASEAN Cup 2026: Head to HEAD - Susunan Pemain, Menang Siapa?
- 3Italia vs Belgia Live di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV Nations League 2026
- 4RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 5PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 6Prediksi Skor Turki vs Prancis: Era Baru Zidane Diuji, Tuan Rumah Incar Kejutan
- 7Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 8Vietnam vs Filipina LIVE STREAMING GRATIS di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV FIFA ASEAN Cup 2026
- 9Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 10UPDATE! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 2 Peringkat Usai Bungkam Singapura 2-0, Dapat Tambahan 4,12 Poin




