Mahasiswa KKN UPGRIS Berperan Aktif dalam Sosialisasi Pencegahan Stunting di Posyandu Kelurahan Nongkosawit
Arixc Ardana | 11 Maret 2024, 10:28 WIB

AKURAT.CO, Stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya.
Panjang atau tinggi badan yang menyimpang lebih dari plus atau minus dua standar deviasi dari median standar pertumbuhan anak WHO merupakan indikasi gangguan ini.
Dalam jangka pendek, akan terjadi peningkatan angka kesakitan dan kematian, serta perkembangan verbal, motorik, dan kognitif yang kurang ideal pada anak-anak, serta biaya pengobatan yang lebih tinggi.
Konsekuensi jangka panjang dari hal ini mencakup postur tubuh yang kurang ideal (lebih pendek dari rata-rata), kemungkinan lebih tinggi terkena obesitas dan penyakit lainnya, kesehatan reproduksi yang lebih buruk, kinerja akademik dan kapasitas belajar yang di bawah standar, serta produktivitas dan kapasitas kerja yang tidak optimal.
Kurangnya informasi kesehatan dan gizi bagi ibu sebelum, selama, dan setelah melahirkan, kelangkaan layanan kehamilan di Indonesia, mahalnya makanan padat gizi, tidak tersedianya air bersih dan fasilitas sanitasi, dan penolakan untuk memberikan ASI merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stunting pada balita.
Kurangnya informasi kesehatan dan gizi bagi ibu sebelum, selama, dan setelah melahirkan, kelangkaan layanan kehamilan di Indonesia, mahalnya makanan padat gizi, tidak tersedianya air bersih dan fasilitas sanitasi, dan penolakan untuk memberikan ASI merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stunting pada balita.
Status kesehatan dan gizi ibu baik sebelum maupun selama hamil dapat berdampak terhadap kemungkinan terjadinya stunting.
Faktor penentu lainnya antara lain usia ibu yang masih muda, postur tubuh yang pendek, jarak kehamilan yang terlalu dekat, dan asupan nutrisi yang kurang.
Hal ini mendorong mahasiswa Kelompok 62 KKN UPGRIS menggelar edukasi terkait stunting
"Edukasi kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari program kerja mahasiswa KKN di Kelurahan Nongkosawit yang meliputi asesmen pengetahuan tentang stunting dan gizi buruk di masyarakat," papar Anom Krisnadi selaku Kelompok 62 KKN UPGRIS
"Edukasi kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari program kerja mahasiswa KKN di Kelurahan Nongkosawit yang meliputi asesmen pengetahuan tentang stunting dan gizi buruk di masyarakat," papar Anom Krisnadi selaku Kelompok 62 KKN UPGRIS
Dari hasil penelitian terlihat bahwa masyarakat umum masih belum mengetahui apa itu stunting.
Jika masyarakat tidak mengetahui penyebab stunting, bagaimana mereka dapat mencegahnya di masyarakat?
Oleh karena itu, mahasiswa KKN Desa Neglasari mengembangkan sosialisasi untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat setempat tentang kelaparan dan stunting.
"Harapannya masyarakat dapat mengubah pola hidup dan pola asuh orang tua guna mencegah terjadinya stunting pada anak di sekitar RW 05 Kelurahan Nongkosawit Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, setelah mengetahui tentang stunting, penyebab dan cara pencegahannya," tandasnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini



