SCU Cetak Guru Besar Bidang Ilmu Hukum, Rektor : Kami Terus Dorong Percepatan Jabatan Fungsional Dosen

AKURAT.CO SEMARANG, Soegijapranata Catholic University (SCU) mencetak guru besar bidang Ilmu Hukum, usai dosen sekaligus Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum, Prof Rika Saraswati dikukuhkan menjadi guru besar.
Dalam orasi ilmiah yang disampaikannya, Prof Rika yang aktif menyuarakan isu kekerasan pada perempuan ini, menyoroti masih tingginya angka kekerasan pada perempuan dalam lingkup rumah tangga.
Dalam temuannya, ia melihat mayoritas kasusnya diduduki oleh kekerasan fisik, disusul dengan kekerasan psikis dan seksual.
Baca Juga: Unika Soegijapranoto Semarang Menghadirkan Event Musik Ecofest 2023
Dalam orasi ilmiah berjudul “Relasi antara Hukum, Kekuasaan, Ruang, dan Pengaruhnya terhadap Akses Keadilan Perempuan Indonesia Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga', Prof Rika menyampaikan perlunya keterlibatan berbagai pihak untuk memberikan perisai diri kepada korban.
Tidak terkecuali melibatkan para penegak hukum.
“Hukum adalah sumber kekuasaan. Kekuasaan muncul karena hukum. Untuk menerapkan kekuasaan, dibutuhkan ruang privat dan publik,” ujarnya, disela pengukuhan guru besar, diselenggarakan di Theater Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan pada Rabu29 November 2023.
Bersama Dekan Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) SCU, Dr Marcella Elwina Simandjuntak, ia menuturkan ada berbagai faktor pemicu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Baca Juga: SCU Tingkatkan Kapasitas Pendidikan dalam Project eACCESS
Mulai dari ekonomi, perselingkuhan, serta masih timbulnya rasa cinta.
“Repot juga kalau perlakuan kekerasannya sudah terjadi, tapi bingung kalau memikirkan anak. Takut kalau bapaknya masuk penjara, lalu takut juga tidak punya sumber penghasilan,” tambahnya.
Pengukuhan tersebut dihadiri oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI.
Selain itu, civitas akademika SCU hingga para rekannya dari perguruan tinggi lain hadir dalam pengukuhan tersebut.
Tidak ketinggalan, keluarga besar Prof Rika juga hadir langsung dalam pengukuhan tersebut.
Sementara, Rektor SCU Dr Ferdinandus Hindiarto, menyambut baik bertambahnya guru besar di lingkungan civitas akademika yang dipimpinnya.
Pihaknya berharap seiring dengan bertambahnya jumlah guru besar, juga akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pendidikan yang diberika kepada mahasiswa.
Baca Juga: Ini Alasan SCU Angkat Budaya Indonesia Timur dalam Wisuda Periode III Tahun 2023
Disisi lain, Ferdinan juga menegaskan, pihaknya terus mendorong percepatan jabatan fungsional dosen.
Salah satunya adalah didirikannya unit di bawah Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) yang khusus menggarap hal itu.
“Kami membentuk pusat akselerasi jabatan fungsional akademik. Hasilnya sangat bagus, karena ada 40 dosen yang sudah terbantukan untuk mengejar capaian ini,” tandas Rektor SCU tersebut.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah





