Ini Dia 5 Kampung Pecinan di Jawa Tengah, Ada yang Dapat Julukan Tiongkok Kecil

JATENG.AKURAT.CO, Di Indonesia terdapat kampung pecinan yang memang identik dengan kebudayaan Tionghoa.
Sesuai dengan mananya, kampung Pecinan itu sangat kental akan kebudayaan Tionghoa.
Mulai dari dominasi warna merah dari setiap bangunan. Terdapat tempat ibadah dan tentunya pernak pernik berbau Tiongkok.
Tak terkecuali di Jawa Tengah. Di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah juga terdapat kampung pecinan.
Bahkan ada satu kampung pecinan yang dijuluki Tiongkok kecil karena sejarahnya.
Berikut ini 5 kampung pecinan di Jawa Tengah.
1. Lasem Kabupaten Rembang
Berada di Desa Karangturi Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang, jadi kampung pecinan tertua yang ada di Provinsi Jawa Tengah.
Di sini terdapat perkampungan atau kompleks pecinan kuno yang dibangun oleh orang Tiongkok yang menetap di Lasem.
Di Lasem terdapat 241 bangunan rumah kuno di kawasan pecinan ini.
Bangunan rumah yang berada di lingkungan Lasem memiliki arsitektur yang kental akan nuansa Tiongkok.
Ciri khas utama dari rumah ini adalah bangunannya yang dikelilingi oleh tembok tinggi yang berwarna merah menyala.
2. Pecinan, Semarang
Dijuluki sebagai kawasan 1.001 klenteng karena di sini terdapat 11 klenteng yang jaraknya saling berdekatan.
Salah satu yang terkenal adalah Klenteng Tay Kak Sie dengan bangunan megahnya di Gang Lombok.
3. Pecinan Sudiroprajan, Solo
Nama Sudiroprajan juga dikenal sebagai kampung pecinan terbesar di Kota Solo Jawa Tengah. Disini, nilai toleransi antar penduduk sangat tinggi.
Dimana warga keturunan Tionghoa dan Jawa dapat menyatu padu.
4. Pecinan, Magelang
Baca Juga: Pemkot Semarang Akan Benahi Kawasan Kelenteng Tay Kak Sie dan Gapura Masuk Pecinan
Tepatnya berada di Kota Magelang atau 10 kilometer dari Candi Borobudur. Di sini jadi area utama hunian warga keturunan China, termasuk pusat perekonomian.
Sepanjang kawasan ini, masih banyak ditemukan bangunan yang mempertahankan gaya arsitektur awal 1900an.
5. Pecinan, Pekalongan
Dulunya di sini adalah tempat bermukim para pedagang asal Tionghoa yang datang ke Pekalongan.
Mereka mengangkut barang-barangnya dari pelabuhan ke Sampangan yang saat ini dikenal dengan nama Jalan Belimbing Pekalongan untuk dijual pada rakyat pribumi.
Semula mereka tidak langsung bermukim dan hanya menjadikan daerah Sampangan sebagai wilayah transit untuk menyimpan dan menjajakan barang dagangannya.
Namun seiring dengan perkembangan zaman, para pedagang Tionghoa mulai kerasan memilih tinggal dan menetap di sana.
Puncaknya banyak warga Tionghoa yang berasal dari Hokkian tinggal di daerah Sampangan pada awal abad ke-18 masehi.
Bahkan mereka membangun kelenteng dan melakukan pemugaran pada tahun 1885.
Baru pada tahun 1917 orang-orang pribumi menyebut daerah Sampangan sebagai pusat berkumpulnya orang Tionghoa di Pekalongan dengan sebutan Pecinan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







