Jateng

Melihat Prosesi Iring-Iringan Prajurit Patangpuluhan Kawal Pusaka Sunan Kalijaga di Puncak Acara Grebeg Besar Kabupaten Demak

Afri Rismoko | 20 Juni 2024, 17:45 WIB
Melihat Prosesi Iring-Iringan Prajurit Patangpuluhan Kawal Pusaka Sunan Kalijaga di Puncak Acara Grebeg Besar Kabupaten Demak

AKURAT.CO JATENG - Melihat Prosesi Iring-Iringan Prajurit Patangpuluhan Kawal Pusaka Sunan Kalijaga di Puncak Acara Grebeg Besar Kabupaten Demak.

Iring-iringan prajurit Patangpuluhan yang mengawal Adipati Demak dan Uborampe penjamasan pusaka menarik perhatian publik sebagai puncak acara grebeg besar.

Melansir dari laman dinkominfo.demakkab.go.id, nampaknya ribuan masyarakat berjajar rapi memenuhi kiri kanan jalan raya. Dari Pendopo Kabupaten Demak hingga Makam Sunan Kalijaga sepanjang 3 km untuk menyaksikan prosesi adat tersebut. 

Baca Juga: Bosan dengan Destinasi Wisata Dieng yang Itu-itu Saja? Coba Jelajahi Telaga Dringo! Permata Tersembunyi yangMenyegarkan Mata dan Jiwa

Iringan prajurit Patangpuluhan yang berlangsung pada Senin (17/06/24) ini merupakan bagian dari agenda prosesi tradisi penjamasan pusaka Kanjeng Sunan Kalijaga dan Ziarah.

Prosesi Budaya ini telah menjadi agenda wisata budaya dan seni tahunan di Kabupaten Demak setiap tanggal 10 Dzulhijjah. 

Prosesi diawali dengan penyerahan bokor berisi kembang setaman sebagai ubo rampe penjamasan oleh Adipati Bintoro Demak (Bupati Demak Eisti'anah) kepada Ki Lurah Tamtomo untuk segera dibawa menuju Kadilangu. 

Dengan dikawal prajurit pilihan berjumlah 40 pasukan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Demak. 

Untuk selanjutnya bokor tersebut akan diserahkan kepada Sesepuh Ahli Waris Kanjeng Sunan Kalijaga sebagai ubo rampe atau perlengkapan berziarah dalam prosesi penjamasan pusaka. 

Baca Juga: Wisata Pantai Viral di Tegal: Keindahan Pantai Utara Jawa yang Harus Kamu Kunjungi (Bagian 2)

Dalam iring-iringan prajurit Patangpuluhan Bupati bersama Forkopimda dan pejabat lainnya berpakaian adat Jawa, untuk wanita yang memakai kebaya

Sedangkan untuk pria mengenakan beskap. Menaiki Dokar menuju makam Sunan Kalijaga untuk selanjutnya melakukan Ziarah. 

Pada iringan tersebut juga menampilkan Barongan Cahyo Utomo, Hadroh Zahrol Ulum Madinah, Rebana Nurun Nabi, Karnaval Silvi, Drumband Dadung Awuk, Tari Keprajuritan, Rebana MAN Demak, serta Barongan Kademangan.

Kepala Dinas Pariwisata Endah Cahya Rini menyampaikan kepada rombongan kereta forkopimda beserta pejabat berhenti di gapura Makam Kanjeng Sunan Kalijaga dan melaksanakan Ziarah.

Kemudian iringan prajurit patangpuluhan yang dipimpin Ki Lurah Tamtomo dan Prawiro Tamtomo langsung menuju pendopo Notobratan untuk menyerahkan Ubo Rampe tersebut kepada pihak ahli waris kanjeng Sunan.

Sebelumnya pada Minggu malam (16/06/24), juga telah diberangkatkan iring-iringan Tumpeng Songo (9) dari Pendopo Kabupaten menuju Masjid Serambi Agung Demak. 

Namun untuk tahun ini lanjut Endah, selain tumpeng 9 juga ada gunungan hasil bumi sebanyak 90. 

“Jadi total semuanya 99 yang bermakna Asmaul husna. Intinya ini untuk berbagi berkah kepada seluruh masyarakat di Demak,” kata Endah.

Baca Juga: Keindahan di Wisata Pantai Tegal: Pesona Alam dengan Ciri Khas Unik Pantai Utara Jawa (Bagian 1)

Disampaikan Endah, pada malam yang sama, di Kasepuhan Kadilangu juga melaksanakan tradisi ancakan yang merupakan sedekah kasepuhan kadilangu untuk para peziarah di malam Idul Adha. 

Nasi ancak adalah sebuah menu khusus yang hanya disajikan setahun sekali, yaitu berupa nasi putih, dengan urapan daun mengkudu, serta lauk ikan asin bakar. 

Sedangkan cara penyajian nasi ancak tersebut biasanya menggunakan daun jati, dengan alas anyaman bambu.

“Biasanya sekitar 300 san nasi, khusus tahun ini membuat nasi ancakan sebanyak 521 buah sesuai dengan usia Kabupaten Demak ke 521. Sehingga ancakan ini kami daftarkan di Museum Rekor Indonesia ( MURI), ungkapnya. 

Itulah ulasan menarik mengenai Prosesi Iring-Iringan Prajurit Patangpuluhan Kawal Pusaka Sunan Kalijaga di Puncak Acara Grebeg Besar Kabupaten Demak. *** 




Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A