Lezatnya Orem-Orem Kuliner Khas yang Hanya di Daerah Malang, Sekali Coba Pasti Pengen Lagi

JATENG.AKURAT.CO, Lezatnya Orem-Orem Kuliner Khas yang Hanya di Daerah Malang, Sekali Coba Pasti Pengen Lagi. Simak ulasannya di Artikel Ini.
Orem-orem adalah salah satu makanan tradisional khas Malang yang telah ada sejak zaman dulu.
Sejarah orem-orem dari Daerah Malang bermula dari masa penjajahan ketika masyarakat sulit mendapatkan makanan sehari-hari.
Baca Juga: Promo Agustusan, Metro Park View Hotel Siapkan Kamar, Kuliner, dan Hiburan Spesial
orem-orem adalah makanan yang berasal dari irisan tempe dicampur kuah santan kental dan rempah-rempah.
Malang mempunyai kekayaan gastronomi yang khas, seperti orem-orem.
Kuliner legendaris tersebut berupa irisan tempe tipis segi empat, ditambah dengan kuah santan, bumbu kuning, tauge, dan biasanya dimakan bersama ketupat atau lontong.
Sejarah orem-orem Malang bermula dari masa penjajahan Jepang ketika bahan-bahan makanan memiliki harga tinggi dan sulit memperolehnya, sehingga masyarakat mengkreasikan sajian makanan sederhana.
Sejak dulu, orem-orem biasa disajikan untuk hajatan, seperti syukuran dan pernikahan.
Pada 1980-an, orem-orem mulai dijumpai di tempat makan tradisional dan pedagang kaki lima
Bagi masyarakat Malang, kuliner tradisional ini mempunyai filosofi yang cukup dalam.
Berdasarkan buku bertajuk Makanan Khas Malang. Eliyas, (2021: 8), orem-orem dianggap sebagai wujud rasa syukur atas berkah yang dilimpahkan oleh Tuhan.
Kuliner khas Malang ini juga dianggap sebagai lambang kesederhanaan sekaligus identitas daerah, sehingga masyarakat bisa lebih memaknai kehidupan.
Orem-orem dikenal dengan cita rasanya yang lezat dan sedikit pedas. Masyarakat juga bisa menambahkan sambal atau kecap manis sesuai seleranya.
Kelezatan dari orem-orem ini berasal dari cara pembuatannya yang menggunakan arang, sehingga bumbunya lebih meresap.
Penjual orem-orem di Malang kini semakin berkurang seiring berkembangnya makanan kekinian.
Kini Orem-orem Malang sebagai Makanan tradisional ini juga cocok dicoba para wisatawan ketika berkunjung ke Malang
Jika anda ingin mencicipi masakan Orem-Orem saat berada di Kota Malang, Anda bisa kunjungi tempat berikut ini.
1. Orem-Orem Ketupat Abah Syahri
Masyarakat Malang yang merindukan orem-orem juga dapat mampir ke Warung Orem-Orem Ketupat Abah Syahri yang berdiri sekitar tahun 1983.
Orem-orem di tempat makan ini terasa gurih dan manis.
Masyarakat bisa menyantapnya bersama lontong atau ketupat, ditambah dengan kerupuk yang membuatnya semakin nikmat.
Seporsinya bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp10.000. Warung makan ini buka setiap Sabtu-Kamis, pukul 09.00-16.30 WIB.
Alamat: Jl. Gatot Subroto No. 72, Jodipan, Blimbing, Kota Malang.
2. Orem-Orem H. Abdul Manan
Warung makan Orem-Orem H. Abdul Manan ini cukup terkenal di kalangan masyarakat Malang karena telah ada sejak 1967.
Tempat makan ini menyajikan orem-orem dengan cita rasa autentik dan ketupat besar.
Seporsi orem-orem di warung makan ini dibanderol mulai dari Rp10.000. Masyarakat bisa berkunjung setiap hari, mulai pukul 09.00-16.00 WIB.
Alamat: Jl. Irian Jaya No. 1, Sukoharjo, Klojen, Kota Malang.
Itulah ulasan Mengenal Orem-Orem, Kuliner Unik Khas dari Daerah Malang, Bermula dari Zaman Penjajahan Jepang. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







